15 tersangka bentrokan antara PP dengan IPK dikumpulkan di halaman Mapolrestabes Medan/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Bentrok antar ormas Pemuda Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) yang terjadi Sabtu siang, 10 Agustus 2019 sekitar pukul 13.30 WIB, akhirnya berbuntut panjang.

Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira menegaskan, puluhan orang yang terlibat dalam bentrokan hingga memicu keresahan masyarakat telah diamankan.

“Dari 31 orang yang kita amankan dalam bentrok dua organisasi ini, 15 orang diantaranya telah kami tetapkan sebagai tersangka dan telah kami lakukan penahanan,” tegas Putu Yudha, Minggu ( 11/8/2019).

Ia juga membeberkan inisial para tersangka, diantaranya AR, JM, Zul, DW, AM, AP, ARD, NC, RU, AH,RT, RP, TH, MI dan BA.

“Barang bukti yang kami amankan berupa batu, kayu, pecahan botol, gagang garpu, pakaian yang digunakan pelaku saat bentrok, HP, rekaman kamera pengawas CCTV dan proposal milik ormas PP dengan tujuan ke Hotel Cordela,” paparnya.

Terkait motif bentrokan, kata Putu, dilatarbelakangi teguran dari anggota IPK Kecamatan Medan Perjuangan terhadap anggota PP yang tengah menyebarkan proposal ke rumah-rumah masyarakat dan tempat-tempat usaha di seputar Kelurahan Sidodadi Kecamatan Medan Timur dengan menggunakan seragam PP.

Seperti diketahui, suasana Jl. Prof HM Yamin simpang Jl. Bedagai di siang bolong itu tampak mencekam saat dua kubu organisasi Masyarakat terlibat bentrok. Apalagi saat kedua kelompok bertikai terlibat saling lempar batu.

Menurut informasi, bentrokan kedua kelompok musuh bebuyutan ini bermula saat Iwando Sihombing bersama rekannya sedang berada di pos IPK Jl. Bedagai. Tiba-tiba datang massa sekitar 60 orang dengan memakai seragam ormas PP.

Tanpa kompromi, mereka langsung melempari pos IPK dengan menggunakan botol dan batu hingga melukai korban atas nama Gopul Sihombing (24) warga Jl. Bedagai. Akibatnya penyerangan itu, korban mengalami luka di bagian siku kanan. Begitu juga dengan sejumlah rekannya, turut terluka.

Tak terima atas serangan membabibuta itu, kubu IPK balik melakukan perlawanan dengan membalas lemparan batu kearah masa PP. Kewalahan dengan serangan balasan, massa PP akhirnya memilih meninggalkan lokasi bentrok.

Untuk meredam bentrok, petugas Polsek Medan Timur bersama personel Sat Sabhara Polrestabes Medan diterjunkan untuk melakukan pengamanan sekaligus mencegah bentrok susulan.

Sementara, atas kejadian ini, para pelaku dijerat dengan pasal 170 Jo 351 atau 358 KUHPidana.

Penulis/Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here