Kapoldasu Irjen Agus Andrianto bersama para undangan menunjukkan berbagai barang bukti hasil tangkapan pihaknya sebelum dimusnahkan/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, berhasil mengungkap puluhan kasus peredaran narkotika sepanjang Juli hingga Agustus 2019.

Dalam kasus tersebut, berbagai barang bukti turut disita diantaranya 162 kilogram sabu, 170 kilogram ganja, 16.224 butir ekstasi dan 15,9 kilogram daun khat.

Irjen Agus Andrianto melakukan pemusnahan barang bukti/foto : ist

Semuanya terungkap dalam paparan pemusnahan seluruh barang bukti narkotika yang digelar di Mapoldasu, Jumat siang (9/8/2019).

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto mengungkapkan, dalam operasi yang digelar selama 2 bulan itu, pihaknya turut meringkus 93 orang tersangka.

“Dari 93 tersangka, 40 orang tersangka kita berikan tindakan tegas terukur dan terarah. 2 diantaranya meninggal,” ungkap Agus.

Agus juga menjelaskan bahwa pemusnahan barang bukti narkoba kali ini pihaknya sengaja mengundang pejabat dari sejumlah instansi termasuk dari kejaksaan.

“Supaya kita semua melihat, hal ini menandakan upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polda Sumut semakin optimal kerjanya,” tandasnya.

Para tersangka penyalahgunaan narkotik yang ditangkap Poldasu/foto : ist

Jenderal bintang 2 ini juga menekankan kepada Direktur narkoba untuk mendalami tindak pidana pencucian uang dari bandar narkoba.

“Saya minta pada Direktur narkoba dan Jajaranya untuk bisa mengungkap tindak pidana pencucian uang dari para bandar maupun pelaku narkoba, baik itu harta kekayaan maupun transaksi keuangan yang dianggap mencurigakan,” harap Agus.

Sebagai puncak kegiatan, prosesi pemusnahan yang dipimpin langsung Kapoldasu pun dilakukan. Pemusnahan sabu dan ekstasi dilakukan dengan cara merebus di air mendidih. Sedangkan daun khat dan ganja dimusnahkan dengan cara dibakar sehingga aromanya merebak kemana mana.

Penulis/Editor : Yudis

 

 

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here