Bahan material seperti batu besar yang dipergunakan untuk pondasi bangunan dan tembok penahan di kawasan Dermaga Baru Telukdalam persis seperti batu kapur/foto : Hia

Onlinesumut-NIAS SELATAN : Proyek penataan kawasan untuk mendukung event Sail Nias di dermaga baru Telukdalam, Nias Selatan (Nisel), terkesan asal jadi.

Bukan sembarangan. Padahal untuk proyek ini, kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya Balai Prasarana Pemukiman Wilayah I Sumut TA 2019, menggelontorkan biaya mencapai Rp1.930.000.000.

Penataan kawasan tersebut, terkesan dikerjakan asal jadi oleh pelaksana proyek tampak pada bahan material yang digunakan tidak sesuai. Indikasinya terlihat adanya dugaan penggunaan batu kerikil/pasir bercampur tanah yang lazimnya digunakan untuk tanah timbun. Sedangkan batu besar yang diduga dipergunakan untuk pondasi bangunan dan tembok penahan terlihat persis batu kapur.

Sehingga muncul kekhawatiran, ketahanan infrastuktur yang dibangun di kawasan itu tidak akan bertahan lama, kata sejumlah warga diantaranya R Halawa, Hatoi, Ndruru, Rabu (7/8/2019).

Selama berlangsung pekerjaan, kata mereka, petugas dari Kementerian PUPR jarang terlihat di lapangan, sehingga rekanan luput dari pengawasan pihak terkait.

‚ÄúDengan itu pihak terkait diminta segera memerintahkan kontraktor bersangkutan dapat segera memperbaiki infrastruktur yang dibangun karena dinilai tidak bermutu,” kecam Halawa.

Berdasarkan informasi diperoleh dari sejumlah tenaga buruh dilapangan Rabu (7/8/2019), bahan material seperti batu besar, pasir/kerikil yang dipergunakan untuk bangunan tembok penahan dan jamban atau WC VVIP khusus Presiden Jokowi di kawasan Dermaga Baru Telukdalam sesuai dengan petunjuk pemerintah pusat.

“Kita hanya mengikuti petunjuk meski batu sungai lebih kokoh dari pada batu gunung. Namun karena hanya batu gunung yang ada di sekitar Telukdalam makanya terpaksa itu yang dipergunakan,” kata Sarumaha yang mengaku sebagai kepala tukang.

Penulis : Hia
Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here