Para pedagang warkop Elisabeth yang tergabung dalam Koperasi Pedagang Taman Ahmad Yani menyampaikan keluhannya kepada Ketua Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : 3 hari pasca penggusuran paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pedagang warung kopi (Warkop) RSU Elisabeth, di Jl. H Misbah, Kec. Medan Maimun, menyambangi Gedung DPRD Sumatera Utara, Minggu (4/8/2019).

Pedagang yang tergabung dalam Koperasi Pedagang Taman Ahmad Yani ini, menyampaikan keluhan dan kekecewaan mereka kepada Ketua Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan.

Para pedang warkop berfoto bersama dengan Ketua Komisi D DPRD Sumut usai pertemuan/foto : ist

Dalam pertemuan itu, mereka meminta agar anggota dewan dapat menjembatani, agar bisa berkomunikasi dab berdiskusi dengan Pemko Medan.

“Kami Koperasi Pedagang Taman Ahmad Yani yang beranggotakan 42 orang meminta agar pimpinan dapat meminta kepada Walikota Medan agar warkop di bangun kembali. Dan bisa menemukan kami, agar bisa berdialog dengan bapak Walikota Medan. Agar kami bisa berdiskusi,” ujar Ketua Koperasi Pedagang Taman Ahmad Yani Parlin Pangaribuan.

Para pedagang menyatakan, mereka siap untuk ditata menjadi lebih baik dan akan mengikuti aturan jika mereka bisa kembali berjualan. Diungkapkannya, alasan penggusuran karena aktivitas mereka menyebabkan kemacetan.

“Isu kemaren karena kemacetan. Karena macet ambulans tidak bisa masuk. Pasien meninggal karena terlambat masuk ICU,” bebernya.

Namun, dirinya menepis soal kemacetan. Pasalnya, untuk menghindari kemacetan diberlakukan jalur satu arah di Jl. Haji Misbah. “Gak pernah macet disitu, Dishub dan polisi selalu disitu,” imbuhnya.

Hasil dari pertemuan itu, Ketua Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan mengeluarkan beberapa rekomendasi. Pertama, mendorong dan meminta kepada Walikota Medan Dzulmi Eldin untuk mengengembalikan dan menata pedagang Taman Ahmad Yani.

“Mengembalikan aktivitas warkop seperti sedia kala. Kedua, kami minta pedagang mengikuti aturan Pemko,” ucapnya.

Selanjutnya, rekomendasi yang ketiga, semua pedagang diminta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan itu. Keempat, ia menyarankan agar semua pedagang solid.

“Sangat penting, bapak-bapak harus solid. Selesaikan permasalahan diantara dan internal. Tata kembali koperasi itu,” jelasnya.

“Kami dari DPRD Sumut akan tetap meminta Pemko Medan untuk segera aktifkan kembali aktifitas warung kopi Taman Ahmad Yani,” tandasnya.

Penulis/Editor : Chairul

 

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here