Kondisi bangunan sisi kiri Rumdis Bupati Nisel yang dimulai sejak tahun 2017 lalu dan hingga kini Jumat (12/7/2019) tak kunjung rampung/foto : Hia

Onlinesumut-NIAS SELATAN : Pekerjaan pembangunan sisi kiri rumah dinas (Rumdis) bupati Nias Selatan (Nisel) yang menelan biaya Rp2,3 miliar lebih yang dimulai sejak tahun 2017 silam, hingga kini tak kunjung rampung.

Ironisnya, meski tahun ini proses pembangunan kembali mendapat kucuran dana mencapai Rp700 juta, tanda-tanda selesainya bangunan belum juga terlihat.

Menurut informasi di LPSE Nisel, bahwa pekerjaan lanjutan pembangunan rumdis bupati Nisel dengan pagu Rp2,3 miliar bersumber dari APBD TA 2017 dan kode tender 1176567.

Disebutkan juga, lingkup pekerjaan adalah pekerjaan persiapan pekerjaan tanah dan urugan pekerjaan pondasi struktur pekerjaan dinding dan plasteran pekerjaan kusen, daun pintu, daun jendela dan kaca pekerjaan atap dan plafond pekerjaan penutup lantai dan dinding pekerjaan pengecatan pekerjaan elektrikal dan mekanikal pekerjaan kunci, kaca dan alat penggantung pekerjaan sanitasi dan kamar mandi pekerjaan lain-lain dan pekerjaan akhir.

Sejumlah masyarakat, Rius Halawa, Dakhi, Hatoli, FK Waruwu menilai pembangunan sisi kiri rumdis bupati Nisel terkesan menghambur-hamburkan uang negara. Padahal masih banyak infrastruktur di wilayah Nisel yang seharusnya lebih penting dibangun seperti jembatan, jalan penghubung antar kecamatan, jalan pertanian dan lainnya.

Menurut informasi, bangunan sisi kiri rumdis rencananya akan dibangun dua kamar VIP khusus tamu dari luar.

“Inikan sangat kontras. Karena banyak hotel di sekitar Telukdalam yang layak untuk tamu daerah. Jelas bangunan tersebut kurang bermanfaat bagi masyarakat dan terkesan menghambur-hamburkan uang negara,” kecam Waruwu.

Kadis Perukim Nisel Yudika Duha berdalih, bangunan di sisi kiri Rumdis bupati merupakan pekerjaan tambahan dari pekerjaan sebelumnya dengan pagu dana Rp700 juta bersumber dari DAU TA 2019. Dengan pekerjaan bagian tangga, finishing bagian bawah dan sedikit pembenahan di lantai atas.

“Bangunan yang sebelumnya mulai dikerjakan tahun 2017 lalu tersebut tidak bisa dipakai secara maksimal karena tangga menuju lantai atas tidak tersedia. Pekerjaan ini kita hanya melanjutkan dari pekerjaan sebelumnya dan tahun ini ditarget rampung semua,” kata Yudika.

Ketika ditanya berapa tahap lanjutan pembangunan Rumdis Bupati Nisel itu, ia malah mengaku tidak mengetahuinya. “Untuk lebih mendetail terkait bangunan tersebut saya kurang tau karena saya menjabat menjelang akhir tahun 2018 namun yang pastinya bangunan itu dimulai tahun 2017,” akunya.

Hanya saja Yudika memprediksi, bangunan di sisi kiri rumdis tersebut khusus untuk tamu karena bangunannya dibuat dua lantai dan diatasnya ada dua kamar VIP. “Sementara dibawahnya mungkin ruang pertemuan,” tuturnya.

Penulis : Hia
Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here