Wakapoldasu Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto didampingi Dirres Narkoba Kombes Hendri Marpaung dan Wadirres Narkoba AKBP Frengki Yushandi dan sejumlah pejabat utama lainnya memperlihatkan barang bukti sabu hasil tangkapan/foto : riki

Onlinesumut-MEDAN : Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, kembali berhasil mengungkap sindikat narkoba jaringan internasional dalam sepekan terakhir.

Tak hanya meringkus tujuh orang tersangka, dalam operasi yang digelar di sejumlah lokasi, petugas turut berhasil menggagalkan peredaran 59 Kg narkoba jenis sabu-sabu yang masuk dari Malaysia.

Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengungkapkan, erhasilan pihak kepolisian dalam mengungkap sindikat jaringan narkoba internasional membuktikan jika daerah Sumatera Utara khususnya Kota Medan dijadikan sebagai tempat
distribusi oleh para distributor narkoba.

“Keberhasilan ini merupakan bukti jika daerah Sumut, Kota Medan dijadikan sebagai tempat distribusi oleh distributor narkoba. Kita akan tindak tegas siapapun jaringan yang terlibat di wilkum Poldasu,” tegasnya dalam konferensi yang digelar di Mapoldasu, Kamis (11/7/2019).

Didampingi Direktur Reserse Narkoba Kombes Hendri Marpaung, Wadirres Narkona AKBP Frengky Yushandi dan sejumlah pejabat lainnya, Mardiaz juga memastikan tak akan mentolerir sepak terjang sindikat narkoba di provinsi ini.

“Bila perlu kita lumpuhkan dengan timah panas,” ancam Mardiaz.

Direktur Narkoba Poldasu, Kombes Hendri Marpaung menambahkan, keberhasilan petugas dalam mengungkap sindikat jaringan narkoba tersebut tak lain berkat peran serta masyarakat.

“Ini semua tak terlepas dari bantuan masyarakat. Mulanya kita amankan RS dari kawasan Jalan Iskandar Muda Medan, lalu dilakukan pengembangan kita amankan A dari Jalan Gajah Mada, Kemudian kita amankan MAA dari kawasan Lubukpakam, Karena melawan lalu kita lumpuhkan dengan timah panas,” rincinya.

Kemudian, lanjut Hendri, pihaknya melakukan pengembangan kembali hingga akhirnya mampu mengamankan R alias T dan J.

“Dari J kita peroleh keterangan dan kita amankan S dan H. Total barang buktinya ada 59 Kg narkoba jenis sabu-sabu. Karena coba melawan, S dan H juga kita tembak dan kita bawa ke Rumahsakit Bhayangkara, Tidak ada main-main untuk bandar narkoba,” tandas Hendri.

Untuk memastikan barangbukti narkoba, petugas turut melibatkan Tim Labfor Medan untuk melakukan tes.

Sementara, pantauan Onlinesumut, para tersangka yang turut dihadirkan dalam konferensi pers itu, tampak tertunduk menyesali perbuatannya.

Penulis : Riki
Editor : Yudis

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here