Diregsum PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdwiharto didampingi GM PLN UIW Sumut Feby Joko Priharto, GM PLN UIP SBU Octavianus Padudung, GM PLN KIT SBU Bambang Iswanto dan pejabat lainnya melakukan penekanan tombol tanda dibukanya Lomba Yantek 2019/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Pada Triwulan I 2019, PLN UIW Sumut berhasil meningkatkan penjualan sebesar sebesar 3,6%. Hal ini tidak lepas dari upaya PLN untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan listrik dan meningkatkan kinerja operasi.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Bisnis Regional Sumatera PT PLN (Persero), Wiluyo Kusdwiharto saat membuka Lomba Yantek 2019 bertajuk “Pelayanan Teknik Generasi Milenial Untuk Meningkatkan Keandalan Distribusi Menuju PLN Sumut Hebat”, yang digelar di Gudang Logistik PLN, Paya Pasir, Rabu (10/7/2019).

“Pada triwulan I tahun 2019 pertumbuhan meningkat sebesar 332.000 MWH dibanding tahun sebelumnya atau mencapai realisasi kinerja yang lebih baik dibanding triwulan I tahun sebelumnya,” puji Wiluyo.

Menurutnya, tentu penjualan listrik ini tak lepas dari pelayanan kepada 3.704.053 pelanggan, dalam menangani baik gangguan maupun keluhan teknis yang dihadapi.

“Dalam menangani gangguan dan keluhan tersebut, PLN menyediakan pekerja Pelayanan Teknik (Yantek) sebagai garda terdepan, tentunya dengan peningkatan kinerja yang selalu dibangun dari waktu ke waktu,” tandasnya.

GM PLN UIW Sumut Feby Joko Priharto menyampaikan kata sambutan dalam pembukaan Lomba Yantek 2019/foto : ist

Wiluyo juga menjelaskan, lomba ini juga merupakan ajang kompetisi yang diperuntukkan bagi para siswa Kampus Yantek, yang diresmikan pada 12 Februari 2019 lalu di Kantor PLN ULP Aek Kanopan, Labuhan Batu Utara, dengan 10 Kampus yang tersebar di seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) se-Sumatera Utara.

“Kampus Yantek sendiri dibangun sebagai tempat pelatihan dan simulasi untuk pekerjaan pembangunan, pengawasan dan pengoperasian jaringan distribusi, sebab seluruh pekerjaan tersebut harus mengikuti aturan kesehatan dan keselamatan kerja (K3),” imbuhnya.

Fasilitas di Kampus Yantek, sambungnya, terdiri dari fasilitas jaringan tegangan menengah (JTM konstruksi, peralatan switching dan gardu hubung), gardu distribusi, jaringan tegangan rendah hingga fasilitas alat pembatas pengukuran di rumah-rumah.

“Selain itu, Kampus Yantek dibangun untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi pegawai PLN, pegawai alih daya, mahasiswa dan siswa magang di PLN,” sebutnya.

Diregsum PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdwiharto didampingi GM PLN UIW Sumut Feby Joko Priharto, GM PLN UIP SBU Octavianus Padudung dan GM PLN KIT SBU Bambang Iswanto berfoto bersama dengan seluruh peserta Lomba Yantek 2019/foto : ist

Sementara, General Manager PLN UIW Sumut, Feby Joko Priharto mengatakan bahwa lomba ini terdiri dari Pembongkaran dan Pemasangan Kontruksi, Penggantian Suspension Isolator, Penggantian Fuse Cut Out (FSO) dan Lightning Arrester serta Pemasangan kWH Meter Pelanggan 3 Phasa pengukuran tidak langsung.

“Kompetisi diadakan untuk mengukur seberapa besar mutu kinerja yang selama ini diberikan kepada pelanggan dan tentunya akan ada evaluasi dan penilaian juri untuk memberikan value-value baru dalam melayani pelanggan,” ungkapnya.

Feby menambahkan, bahwa saat ini total penjualan jajarannya sampai dengan Mei 2019 adalah sebesar 4.518.000 MWH dengan pertumbuhan paling tinggi adalah Layanan Prioritas sebesar 579,3%.

“Oleh karena itu sudah pasti secara polaritas positif pelayanan kepada pelanggan harus semakin ditingkatkan agar selain penjualan meningkat, pelanggan dapat merasakan pelayanan PLN yang optimal melalui Pelayanan Teknik (Yantek) sebagai garda terdepan PLN,” tandasnya.

Lomba Yantek ini sendiri diikuti 168 Pegawai PLN dan 62 Pegawai Yantek pihak ke-3 sebagai peserta. Lomba ini sendiri digelar selama 3 hari mulai tanggal10-12 Juli 2019.

Kegiatan ini juga turut dihadiri GM PLN UIP SBU Octavianus Padudung, GM PLN KIT SBU Bambang Iswanto dan lainnya.

Penulis/Editor : Yudhistira

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here