Pelaku dan korban penikaman di Amandraya saling berpelukan, setelah mereka memutuskan untuk berdamai dan menyudahi konflik/foto : Hia

Onlinesumut-NIAS SELATAN : Kasus penikaman yang dilakukan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap seorang petani di Amandraya, Kab. Nias Selatan (Nisel), Sabtu (6/7/2019), akhirnya diselesaikan lewat jalan perdamaian

Perdamaian antara pelaku berinisial TZ (48) dengan korban Samalisa Laia (54) terjadi, setelah difasilitasi oleh sejumlah tokoh masyarakat. Prosesi perdamaian pun berlangsung haru saat kedua pihak yang bertikai berpelukan.

Setelah melakukan perdamaian di desa, pihak keluarga TZ dan Samalisa Laia lantas mendatangi Polsek Telukdalam untuk menyerahkan surat perdamaian. Sembari meneteskan air mata, disini keduanya kembali berpelukan.

Kapolsek Telukdalam, Iptu Arifin Simajuntak saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihak pelaku dan korban penikaman di Amandraya telah berdamai, menyusul niat baik mereka untuk saling memaafkan.

Dia mengatakan, sebagai tindaklanjut dari perdamaian tersebut, pelaku TZ dan pihak korban yang sempat ditahan semuanya telah dikeluarkan.

“Karena tidak ada permasalahan antara kedua belah pihak maka Polsek Telukdalam membebaskan pelaku dan pihak keluarga korban,” katanya.

Penulis : Hia
Editor : Chairul Fadly

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here