Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu memaparkan kasus pembunuhan sadis di Desa Alang Bonbon Kec. Aek Kuasan, Asahan/foto : ist

Onlinesumut-KISARAN : Petugas Satuan Reskrim Polres Asahan berhasil membekuk pelaku pembunuhan sadis yang terjadi di Desa Alang Bonbon, Kec. Aek Kuasan, Kab. Asahan, Minggu 16 Juni 2019 lalu.

Tersangka Den Fauji alias Aden, warga Dusun II Desa Bangun Kecamatan Pulau Rakyat Kabupaten Asahan tersebut, dibekuk Senin sore 17 Juni 2019 di sebuah rumah kosong di sekitar kawasan rumahnya.

“Aden berhasil ditangkap dari hasil koordinasi dengan pihak keluarganya. Senin sore sekitar pukul 16.00 WIB. Pihak keluarga Aden menghubungi anggota dan memberikan informasi bahwasanya pihak keluarga akan menyerahkan Aden kepada polisi,”ujar Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K, MH dalam paparannya di hadapan wartawan, Selasa (18/6/2019).

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu menginterogasi Den Fauji alias Aden, tersangka kasus pembunuhan sadis di Aek Kuasan/foto : ist

Didampingi Wakapolres Kompol M. Taufik, Kabag Ops Kompol Marluddin, Kasatreskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja dan Kanit Idik I Sat Reskrim Polres Asahan Ipda Mulyoto, Faisal mamaparkan, pelaku tega membunuh temannya sendiri yang bernama Riswansyah Efendi Siahan (28) warga Dusun VI, Desa Alang Bonbon, karena pelaku sempat menggadaikan satu unit handphone dan 1 buah klewang berukuran sedang kurang lebih 1 meter panjangnya dan pelaku mau menebus kembali barang gadaian itu.

“Korban meminta kepada pelaku untuk mengembalikan uang hasil gadaian itu dilebihkan sekitar Rp200.000. Merasa tidak terima, pelaku mencari korban di tempat hiburan Keyboard (organ tunggal). Pelaku yang datang bersama-temannya itu kemudian bertemu dengan korban di warung Miso. Saat itu pelaku dan korban sempat bertengkar mulut dan saling tolak. Pada saat itulah pelaku mengeluarkan pisau lalu melakukan pembunuhan tersebut,” ungkap mantan Kasubdit III/ Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Utara tersebut

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pria berusia 22 tahun tersebut bakal dijerat Pasal 340 sub 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

“Kenapa kita jerat pasal pembunuhan berencana?, karena memang pelaku sudah berniat untuk membunuh korban pada saat mau menemui korban,” jelas Kapolres.

Orang nomor satu di Polres Asahan itu juga mengatakan masih akan mendalami kasus tersebut untuk mengetahui apakah ada keterlibatan teman-teman pelaku.

“Sementara kita masih melakukan pendalaman apakah kawan-kawan tersangka lainnya yang ada di TKP dan ikut berboncengan dengan tersangka bisa kita jadikan tersangka atau tidak. Informasi yang kita terima, anak-muda muda ini khususnya pelaku menggunakan narkoba jenis sabu-sabu, ini juga akan kita dalami untuk kasus narkobanya. Kita akan kejar bandar narkoba nya,” tegas Faisal.

Penulis/Editor : Yudhistira

 

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here