Kantor KPU Nias Selatan/foto : dok

Onlinesumut-NISEL : Berkas tersangka pidana pemilu yang menjerat 5 komisioner KPUD Nias Selatan (Nisel) berinisial ED, MH, RD, EMD dan YGL bersama Kepala Sekretariat ST dan bagian umum YG, juga wakil ketua DPRD YD hingga kini tak kunjung dilimpahkan ke pengadilan meski sudah memenuhi unsur dan didukung oleh keterangan saksi ahli.

Kejari Nisel melalui Kasi Intel Satria Darma Putra Zebua SH kepada wartawan melalui pesan Whatsaap, Kamis (13/6) mengatakan, berkas tersangka pidana pemilu masih di pihak kepolisian.

“Coba dicek di Polres Nisel, kemarin sudah dikembalikan lagi untuk dilengkapi karena masih ada kekurangan berkas,” ujarnya.

Diakuinya, memang belum satupun tersangka pidana pemilu yang dilimpahkan ke pengadilan karena berkas perkaranya belum lengkap dan kini masih berada di Polres Nisel.

Menanggapi hal tersebut, Kasatreskrim Polres Nisel AKP Edi Sukamto menjelaskan, dugaan pelanggaran pidana Pemilu oleh komisioner KPUD bersama kepala sekretariat dan bagian umum, juga wakil ketua DPRD sudah memenuhi unsur. Saksi ahli juga menyatakan pelanggaran tersebut masuk pidana, jelasnya.

“Khusus berkas tersangka Wakil Ketua DPRD YD sudah dilimpahkan dan masih di Kejari Nisel. Sementara untuk komisioner KPUD bersama kepala sekretaris dan bagian umum sudah dikembalikan di Polres Nisel dengan alasan tidak memenuhi unsur. Padahal semua dokumen sudah lengkap dan didukung oleh keterangan para saksi,” katanya.

“Jika Kejari Nisel menilai berkas para tersangka tersebut tidak memenuhi unsur jadi apalagi mau dibuat, terpaksa berkasnya akan digelar kembali. Karena terkait ini, berkas yang sudah dilimpahkan selalu dikembalikan oleh pihak Kejaksaan, pungkasnya,” imbuhnya.

Sedangkan Ketua Bawaslu Nisel Pilipus F Sarumaha mengatakan, berkas pelanggaran pidana Pemilu yang dilimpahkan kepada penyidik Polres Nisel semua sudah lengkap. “Pelanggaran itu, juga sudah memenuhi unsur untuk masuk ke pidana, didukung dengan barang bukti yang kuat dan keterangan para saksi,” tegasnya.

Sejumlah ketua Ormas pun mendesak Kejari Nisel segera melimpahkan berkas tersangka pidana pemilu ke Pengadilan dan jangan mengulur waktu.

“Penegak hukum harus menegakkan keadilan supaya ada efek jera demi menciptakan pemilu di wilayah Nisel mendatang benar-benar bersih, jujur dan adil,” desak Ketua Pemuda Pancasila Nisel Kariawan Bago.

Penulis : Hia
Editor : Yudhistira

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here