Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Hendri Marpaung menunjukkan barang bukti saat rilis di Mapolda Sumut, Kamis (13/6/2019). (Foto: Dok Polda Sumut)

Onlinesumut-MEDAN: Penyelundupan berbagai jenis narkoba digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut). Barang bukti narkoba yang berhasil disita diantaranya, 50 Kg sabu, 170 Kg ganja dan 15.856 pil ekstasi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Hendri Marpaung mengatakan, barang haram itu merupakan hasil tangkapan Polda Sumut dari kurun waktu 13 Mei -9 Juni 2019. Barang haram itu disita dari tangan 15 orang tersangka dari enam tempat yang berbeda.

Dalam pengungkapan 50 kg sabu ini, pihak kepolisian membongkarnya lewat lima tangkapan berbeda. Namun, para tersangka masih dalam satu jaringan yang sama.

Pengungkapan berawal dari penangkapan dua orang tersangka sabu pada Senin (13/5) di Desa Tandem Hulu 2 Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang.

“Mengamankan tiga tersangka KA, MRA, P, dengan barang bukti 5 kg sabu,” ujar Kombes Hendri Marpaung saat rilis pers, Kamis (13/6) di Mapolda Sumut.

Selanjutnya, dari hasil pengembangan tiga tersangka yang diringkus, diperoleh informasi bahwa ada yang pembawa narkoba dari Kota Tebing Tinggi menuju Kabupaten Serdang Berdagai.

“Pada Kamis (16/5) pukul 20.45 WIB informasi itu ditelusuri dan melakukan penangkapan dua orang tersangka berinisial AG dan WC di Kabupaten Serdang Bedagai dan berhasil mengamankan barang bukti 9 Kg sabu,” tambah Hendri.

Dari hasil pengembangan AG dan WC, diperoleh informasu baru bahwa akan ada yang mengirim sabu dari Pekan Baru menuju Medan.

Pada 27 Mei 2019, polisi langsung menelusuri kebenaran informasi itu dan menangkap tiga tersangka berinisial Z, ZAH, dan JN. “Disita 1 tas ransel warna coklat yang berisikan 10 bungkus kemasan Teh Cina yang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan seberat 10 Kg,” ungkap Hendri.

Setelah diinterogasi polisi, ketiga tersangka menyampaikan keterangan bahwa ada tersangka lain yang menyimpan sabu di Kota Binjai. Informasi itu pun langsung ditindaklanjuti.

Pada Selasa (4/6) tepat Jalan Soekarno-Hatta Km 19, Kota Binjai, polisi meringkus dua tersangka lainnya yakni DAT dan SR. “Hasilnya, ditemukan sabu dengan berat keseluruhannya 25 Kg dan 4 bungkus plastik tembus pandang yang berisikan Narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 15.846 butir,” beber Hendri.

Selanjutnya dari pengembangan kasus DAT dan SR, Minggu (9/6) polisi menangkap tersangka lainnya di Kelurahan Kuala Bekala Kecamatan Medan Tuntungan. Dalam penangkapan itu, dua orang laki-laki berinisial MS dan MR dengan barang bukti ditemukan 1 Kg sabu.

Sementara itu, untuk kasus pengungkapan ganja, terjadi pada Kamis (16/5) di Jalan Bunga Raya Kecamatan Medan Sunggal.Petugas kepolisian menemukan barang haram itu setekah melakukan pemberentihan sati unit mobil Avanza saat sedang melintas.

“Dilakukan pemeriksaan terhadap tiga orang laki-laki inisial B, DB dan M selanjutnya dilakukan penggeledahan dan ditemukan berupa 5 karung goni berisikan 170 kg ganja,” paparnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 111 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika

“Ancaman hukuman Pidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit satu miliar rupiah dan paling banyak sepuluh miliar rupiah,” pungkas Hendri.

Penulis: J Sembiring
Editor: Budi Wasisto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here