Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang saat melakukan pres rilis di Mapolres Batubara di dampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata. (Foto: Istimewa)

Onlinesumut-BATUBARA: Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara terjaring operasi tangkap tangan (OTT) personel Polres Batubara. Oknum berinisial S itu, melakukan pungutan liar kepada Kepala Sekolah di Kabupaten Batubara.

Kapolres Batubara, AKBP Robin Simatupang mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada hari Sabtu, 25 Mei 2019 Sekira Pukul 11.30 WIB.

“Tempat kejadian di SMP Negeri 1 Air Putih Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara,” ujarnya, Kamis (30/5/2019).

Penangkapan, lanjutnya, dilakukan oleh Unit III Tipikor Sat Reskrim Polres Batubara yang di pimpin Kasat Reskrim AKP Pandu Winata SH Sik MH dan Kanit Tipikor IPTU S Tambunan SH. Sebelumnya, mereka bersama anggota  melakukan penyelidikan terlebih dahulu.

Ternyata, informasi yang diperoleh benar adanya. Pelaku melakukan pengutipan liar (pungli) terhadap Kepsek SMP Negeri 1 Sei Suka Kabupaten Batubara atas nama Drs Sugito MM.

“Pukul 10.00 WIB personel mendapat informasi bahwa S sedang berada di SMP Negeri 2 Desa Lalang dan menemukannyakeluar dari SMP Negeri 2. Personel terus mengikuti S yang mengenderai Sepeda Motor Vario menuju ke SMP Negeri 1 Sei Suka,” bebernya.

Sesampainya di SMP Negeri 1 Sei Suka, personel Satreskrim Polres Batubara melihat S kemudian keluar dan menuju ke SMP Negeri 1 Air Putih. Selanjutnya, personel Satreskrim Polres Batubara melakukan pengeledahan terhadap Kabid Pendidikan Dasar Kabupaten Batubara itu.

Dalam tas ransel milik S, ditemukan satu buah tas ransel warna hitam merk polobeach; kemudian uang tunai sebanyak Rp 17.950.000 (Tujuh Belas Juta Sembilan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah); satu Lembar catatan nama Kepsek SD.

“Selanjutnya personel Satreskrim melakukan pengembangan dengan membawa S menuju rumah Kepsek SMP Negeri 1 Sei Suka, Kabupaten Batubara Drs SUGITO MM. Hasil intograsi yang di lakukan, Drs SUGITO MM yang mengatakan benar bahwa telah memberikan uang sebanyak Rp 6 juta kepada Kabid Pendidikan Dasar Kabupaten Batubara,” paparnya.

Setelah dilakukan pengembangan, pada hari Selasa, 28 Mei 2019 dilaksanakan penangkapan terhadap Plt. Kadis Pendidikan Kabupaten Batubara berinisial R. Total uang tunai yang diamankan dari kedua tersangka berjumlah Rp 17.950.000.

“Terhadap tersangka dijerat dengan pasal 12 huruf e subs pasal 11 dari  UU Republik Indonesia No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Undang Undang Republik Indonesia No. 31 Tahun 1999 Tindak Pidana Korupsi,” tandas Robin.

Penulis/Editor: Budi Wasisto

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here