Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero), Budi Santoso Syarief bersama General Manager (GM) MOR I, Agustinus Santanu Basuki dalam acara Safari Ramadhan (Safram) di kantor Pertamina MOR I. (Foto: Istimewa)

Onlinesumut-MEDAN: Peningkatan penyaluran elpiji maupun BBM di wilayah Sumatera Utara (Sumut) dilakukan oleh Pertamina Marketing Operation (MOR) I memasuki pekan penghujung menuju Lebaran. Itu dilakukan, sebagai bagian dari program Pertamina Melayani. Disamping itu, Pertamina juga memberikan santunan pada anak yatim sebagai bagian dari program Pertamina Berbagi.

Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero), Budi Santoso Syarief, dalam acara Safari Ramadhan (Safram) di kantor Pertamina MOR I menjelaskan tujuan Pertamina Berbagi. “Selain kewajiban memenuhi kebutuhan BBM, elpiji dan avtur, kami juga melaksanakan tugas BUMN untuk memberi kemanfaatan bagi masyarakat. Itu sebabnya dilaksanakan acara buka bersama dan santunan pada anak yatim,” ujarnya, Rabu (29/5/2019).

Pada acara Safram Selasa (28/5/2019), diserahkan santunan dan bingkisan alat sekolah bagi 560 anak yatim di sekitar kota Medan senilai Rp. 114 juta. Diserahkan pula bantuan untuk dua panti asuhan senilai total Rp 50 juta.

Di wilayah operasi MOR I Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepri juga diberikan santunan bagi 500 anak panti asuhan.

Budi juga menyempatkan untuk berdialog bersama anak-anak panti asuhan dalam Kelas Inspirasi Pertamina. “Ayo anak-anak, terus belajar untuk gapai cita-cita. Segalanya mungkin kalau kita mau berikhtiar dan belajar sungguh-sungguh,” kata Budi di depan anak-anak penerima santunan.

Tahun ini, Safram yang digelar turut dimeriahkan dengan Bazar UKM mitra binaan Pertamina. Terdapat enam mitra binaan seperti Kopi Temas dari Aceh, Rendang Erika dari Sumbar serta Linda Catering, Teh Serai dan Raja Patin dari Sumut. 2,5 persen dari hasil penjualan, disumbangkan untuk program 500 Mukena Untuk Musala Sumut.

Sementara itu, dalam program Pertamina Melayani, penyaluran BBM dan elpiji mencatat peningkatan. Sejak 1 – 27 Mei 2019, penyaluran Premium di Sumut bertambah sebanyak 103 persen dibanding normal. Atau setara dengan 35 juta liter.

Sedangkan penyaluran Elpiji subsidi 3kg meningkat sebesar 107 persen dibandingkan penyaluran normal. Atau sebanyak total 9,5 juta tabung.

Adapun stok yang tersedia dipastikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Stok di TBBM Medan Grup yang mensuplai kebutuhan di Sumut, mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 20 hari ke depan.

Untuk avtur, hingga kini belum menunjukkan kenaikan konsumsi. Meski demikian, Pertamina tetap mempersiapkan stok avtur. Diprediksi, kenaikan konsumsi avtur akan terjadi pada H-3 hingga H-2 lebaran. Dengan peningkatan hingga tujuh persen dari konsumsi normal. Untuk arus balik, diestimasi peningkatan sejumlah tujuh persen terjadi pada H+3 lebaran.

Penulis/Editor: Budi Wasisto/Rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here