Usai diamankan, puluhan remaja terduga gank motor yang terlibat pelemparan warga dan pengendara diangkut dengan mobil patroli kepolisian sebelum dibawa ke Mapolsek Percut Seitua untuk diperiksa/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Sekelompok pemuda, yang belum diketahui identitasnya dan berasal dari mana, Kamis malam (23/5/2019) sekitar pukul 23.00 WIB, membuat keonaran di kawasan Universitas Negeri Medan (Unimed), Jl. Selamet Ketaren, Desa Medan Estate, Kab. Deliserdang, Sumatera Utara atau persis di depan komplek perumahan mewah Mutiara Palace.

Pantauan di lokasi terlihat, usai berkumpul di Komplek MMTC, kelompok remaja yang diduga kuat Gank Motor inipun dengan sengaja melempari warga dan pengendara di lokasi tempat mereka berkumpul sambil menenteng kayu dan senjata tajam berupa kelewang,

Akibat peristiwa tersebut, suasana di sekitar lokasi terlihat mencekam. Warga sekitar dan pengendara yang melintas pun terlihat ketakutan karena menjadi sasaran.

“Banyak juga warga dan pengendara yang melintas jadi sasaran pelemparan dua kelompok yang belum tahu berasal dari mana,” ucap Indra, warga sekitar.

Indra menduga, mereka sengaja melempari warga dengan niat untuk mencari sasaran perampokan. “Mereka memang sengaja melempari pengendara. Tujuannya jelas, kalau ada pengendara yang turun langsung mereka rampok,” sebut Indra.

Ia juga menyesalkan ulah mereka telah menciderai kekhusukan Umat Islam dalam menjankan ibadah di Bulan Suci Ramadhan. “Bukannya beramal, di bulan suci ini, mereka malah buat keonaran,” sungutnya.

Setelah lebih dari satu jam membuat ulah, aparat Kepolisian Sektor Percut Seituan yang mendapatkan informasi, langsung terjun ke lokasi untuk meredam.

Sebannyak 21 orang pemuda yang terlibat tawuran pun berhasil ditangkap. Selain itu, 27 unit sepeda motor milik mereka juga diamankan sebagai barang bukti.

Dengan menggunakan mobil patroli petugas, para pelaku tawuran termasuk diantaranya remaja di bawah umur, langsung dibawa ke Mapolsek Percut Seituan guna menjalani pemerikaaan.

Hingga Jumat dinihari (24/5/2019), pihak kepolisian masih terus melakukan penjagaan guna mengantisipasi aktivitas yang telah memicu keresahan masyarakat.

Penulis/Editor : Yudhistira

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here