Dalam forum diskusi di hadapan pihak PT Pertamina Gas (Pertagas), Pertamina Arun Gas (PAG), PLN Batam, PLN UPB Sumbagut, dan Karpowership Indonesia di Unit Pelaksana Pembangkitan Belawan, GM PLN UIK SBU Bambang Iswanto mengungkapkan tentang kondisi elektrifikasi di Sumbagut saat ini pasca turunnya suplai bahan bakar gas yang sempat menyebabkan byarpet/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Seperti diketahui, belum lama ini persisnya pada Kamis lalu 9 Mei 2019, sempat terjadi penurunan tekanan suplai bahan bakar gas untuk MVPP di Belawan dan Arun.

Situasi itupun menyebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan pembangkit, hingga akhirnya berpengaruh pada pelayanan penyaluran tenaga listrik. Bahkan situasi ini sempat memicu protes, mengingat situasi itu terjadi di tengah Bulan Suci Ramadhan 1440 H.

Merespon hal tersebut, GM PLN UIK SBU Bambang Iswanto berinisiatif mengadakan forum diskusi membahas terkait pernurunan tekanan suplai bahan bakar gas dengan mengundang beberapa instansi diantaranya PT Pertamina Gas (Pertagas), Pertamina Arun Gas (PAG), PLN Batam, PLN UPB Sumbagut, dan Karpowership Indonesia di Unit Pelaksana Pembangkitan Belawan. Tujuannya, untuk memastikan listrik aman secara suplai.

Dalam kegiatan itu, Bambang Iswanto mengatakan bahwa saat ini pasokan listrik sudah aman dengan Beban Puncak yang mencapai 2.200 MW. Marine Vessel Power Plant (MVPP) yg terletak di Belawan trip disebabkan tekanan Bahan Bakar Gas yang sangat rendah. Namun saat ini dipastikan sudah pulih dan dapat beroperasi kembali.

“PLN jamin kedepannya kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali,” ungkap Bambang, Selasa (14/5/2019).

Untuk memastikan itu juga, lanjutnya, pihak PLN juga saat ini sudah mengerahkan seluruh petugas dalam proses pemeliharaan aset-aset seperti Gardu Induk, Gardu Hubung, Jaringan Tegangan Menengah maupun Rendah.

Sedangkan Manajer UPK Belawan Syahminan Siregar menyampaikan bahwa sampai saat ini sudah beroperasi dengan normal dengan kapasitas hampir mencapai 1000 MW.

“Kondisi seperti ini bisa dipertahankan dalam memenuhi kebutuhan pasokan di Sumbagut,” ujarnya meyakinkan.

Penulis/Editor : Yudis

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here