Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. didampingi Kasat Narkoba AKP Antony Tarigan, saat berikan keterangan pers, Senin (13/5/2019) di Mapolres Asahan. (Foto: Istimewa)

Onlinesumut-ASAHAN: Seorang kurir narkoba jenis sabu-sabu diringkus petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan di Kecamatan Hesa Air Genting, Kabupaten Asahan, Minggu (12/5/2019) kemarin. Tersangka dilumpuhkan dengan timah panas dibagian kaki nya karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.

Kapolres Asahan, AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. saat menggelar temu pers di Mapolres Asahan, Senin (13/5/2019) mengatakan, tersangka yang dilumpuhkan dengan timah panas bernama Juanda Marpaung (28), warga Kelurahan Bunga Tanjung Kecamatan Datur Bandar Kota Tanjung Balai. Tersangka diamankan anggota Satuan Narkoba Polres Asahan di SPBU Jalinsum Kecamatan Hesa Air Genting Kabupaten Asahan, Minggu (12/5/2019) subuh.

“Tersangka diamankan berkat informasi masyarakat yang mengatakan bahwa akan ada narkoba jenis sabu dari Provinsi Riau yang akan masuk ke kota Kisaran. Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan meringkus tersangka Juanda,” ungkap AKBP Faisal.

Bersama tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti satu bungkusan kertas kado yang berisi serbuk kristal yang diduga sabu-sabu, handphone, dan 1 unit mobil toyota avanza yang digunakan oleh pelaku. Sementara seorang teman nya melarikan diri. “Saat ini temannya masih kita kejar,” tegas Kapolres Asahan di dampingi Waka Polres Kompol H. Taufik, Kasat Narkoba AKP Antony Tarigan, Kanit Idik I Iptu E. R. Ginting dan Kanit Idik II Iptu Syamsul Adhar.

Faisal melanjutkan, berdasarkan pengakuan tersangka, narkotika jenis sabu-sabu tersebut dibawanya dari Simpang Kubu Balam Riau dengan tujuan kota Kisaran. Barang haram itu merupakan pesanan seorang pria berinisial KW alias SM, dengan iming-iming upah Rp 15 juta.

Taufik, Kasat Narkoba AKP Antony Tarigan, Kanit Idik I Iptu E. R. Ginting dan Kanit Idik II Iptu Syamsul Adhar menunjukkan barang bukti narkoba, Senin (13/5/2019) di Mapolres Asahan. (Foto: Istimewa)

Kemudian polisi juga meringkus seorang tersangka yang bernama Zulkarnain Sinambela (34), warga Desa Sei Apung, Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan. Tersangka ditangkap di Desa Bendang Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan, Sabtu (11/5/2019) lalu, saat akan menjual narkotika jenis pil ekstasi. “Dari tersangka disita 1 plastik klip besar yang berisi pil ekstasi sebanyak 43 butir,” ungkapnya.

Terakhir, pada hari Minggu (12/5/2019) kemarin, petugas mendapat informasi dari masyarakat jalan durian Kelurahan Kisaran Naga Kecamatan Kisaran Timur, bahwa ada satu tas mencurigakan ditemukan dibelakang rumah Johan Matondang.

Petugas Polres Asahan yang datang ke lokasi kemudian memeriksa isi tas tersebut bersama dengan kepala lingkungan dan warga setempat. “Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata di dalam tas tersebut ditemukan 9 bungkus kertas. Dimana masing-masing bungkusan berisi 10 plastik klip besar yang diduga berisi sabu-sabu, 3 bungkusan kertas dimana setiap bungkus nya berisi 1 plastik klip besar yang diduga berisi sabu-sabu dan satu bungkusan plastik berisi timbangan elektrik. Untuk kasus ini masih kita lakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pemilik barang haram tersebut,” papar Faisal.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya, kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Orang nomor satu di Polres Asahan ini juga menghimbau dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga pergaulan anak-anak dari bahaya narkotika. “Kami komitmen untuk memberantas narkotika dan kejahatan lain nya di Kabupaten Asahan. Jangan takut memberikan informasi terkait peredaran narkotika di Kabupaten Asahan. Mari sama-sama kita berantas peredaran narkotika di Kabupaten Asahan,” pungkas Faisal.

Penulis/Editor: Budi Wasisto

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here