GM PLN UIW Sumut Feby Joko Priharto bersama Wakil Walikota Walikota Medan Akhyar Nasution dan jajaran Manager PLN UP3 melakukan penekanan tombol tanda beroperasinya Load Break Switch yang menjadi salahsatu inovasi kelistrikan/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara (UIW Sumut) senantiasa berupaya meningkatkan kehandalan pasokan, agar listrik surplus dapat benar-benar dinikmati oleh seluruh pelanggan PLN, terutama Industri dan Bisnis.

Sistem kelistrikan Regional Sumatera Utara saat ini surplus dengan cadangan daya sebesar 7-10% pada saat Beban Puncak yang mencapai 2.150 MW.

Kondisi ini memperkuat kehandalan listrik PLN untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara dengan memberikan pelayanan yang handal.

General Manager PLN UIW Sumut Feby Joko Priharto mengatakan, sebagai salahsatu unit di bawah PLN UIW Sumut yang memiliki tugas untuk mengatur dan mengendalikan jaringan tegangan listrik 20 KV di wilayah kerja di provinsi ini,
melalui inovasi yang diberikan oleh Unit Pelaksana Pengatur Distribusi Sumater Utara (UP2DSU), PLN memberikan pelayanan lebih optimal lagi kepada pelanggan untuk menjaga pasokan listrik yang handal.

Salahsatu inovasi itu adalah Load Break Switch, yang digunakan untuk menjaga kehandalan pasokan listrik, yang menjadi terobosan PLN untuk memanuver pasokan listrik pada diperlukan pengalihan daya jika terjadi pemadaman di lokasi tertentu.

“Alat ini berfungsi sebagai saklar otomatis yang dapat dikontrol dari jarak jauh agar lebih cepat dan real-time untuk merespon adanya gangguan yang akan terjadi di jaringan listrik PLN” terang Feby dalam kegiatan Apel Siaga Kelistrikan di Lapangan Benteng, Jumat (12/4/2019).

Feby juga menyampaikan bahwa UP2DSU dilengkapi dengan Sistem Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) dan Sistem Telekomunikasi, yang berfungsi sebagai sarana / alat yang membantu dispatcher dalam mengendalikan jaringan 20 KV.

“Sudah terpasang Keypoint di 920 Titik di wilayah kerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan, Medan Utara, Binjai, Lubukpakam dan Bukit Barisan,” terang Feby.

Feby juga menambahkan, Keypoint tersebut mempercepat pengoperasian LBS saat terjadi gangguan sehingga waktu padam lebih singkat dengan waktu yang dibutuhkan kurang lebih 5 menit serta mempercepat rekayasa jaringan jika terjadi kondisi darurat.

“Selanjutnya PLN akan terus melanjutkan pengembangan system otomasi di Jaringan Tegangan Rendah sesuai dengan untuk meningkatkan kualitas dan keandalan listrik agar pelanggan dapat senantiasa menikmati listrik 24 jam” sebutnya.

Untuk itu, kata Feby, pelanggan dapat mengakses komunikasi PLN melalui Contact Center PLN 123 menjadi garda depan bagi PLN untuk berkomunikasi dengan pelanggan secara langsung melalui sistem online selama 7×24 jam, yang dapat diakses melalui Telepon: 123, HP: (kode area) 123, E-mail: pln123@pln.co.id, Facebook: PLN 123, Twitter: @PLN_123, dan Website: www.pln.co.id.

Atau bagi pengguna smartphone, dapat juga mengunduh aplikasi PLN Mobile di Play Store maupun App Store untuk Layanan Informasi, Tagihan Listrik, Pengaduan Gangguan, Pemasangan Baru, Perubahan Daya dan sebagainya.

Penulis/Editor : Yudis

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here