Tower SUTT PLN yang terancam ambruk di Kecamatan Bilah Hulu/foto : aji

Onlinesumut-LABUHANBATU : Tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) milik PLN yang terletak di N 6 Jekson, Desa Pematang Seleng, Kec. Bilah Hulu, Kab. Labuhanbatu terancam ‘Rubuh’. Kondisi itu diduga terjadi akibat ulah pengusaha Galian C yang mengambil tanah urug.

Prediksi tersebut tidaklah berlebihan. Karena posisi tower dari dasar Galian atas izin Kusuma Hadi Wijaya hanya sekitar berkisar 3 meter saja dan masih tetap beraktivitas hingga kini.

Kepada wartawan salah seorang warga sekitar menuturkan, ketika akan dimulai pengurusan galian C tersebut, para warga sekitar dimintai tanda tangan. Namun, kesepakatan awal terkait perbaikan jalan yang akan dilalui, nyatanya sampai saat tidak kunjung dilakukan.

“Sewaktu dulu perjanjiannya jalan akan diperbaiki, dan tanah yang kami tempati ini janjinya juga akan dibeli makanya kami mau tanda tangan.Tapi sampai sekarang tidak dibeli juga. Dan tower dan musala itu juga tampak tinggi akibat Galian C tersebut,” kata warga berinisial SN saat ditemui Onlinesumut, Jum’at (12/4/2019) dikediamannya.

Sementara Camat Bilah Hulu Hamdi Siregat ST saat dikonfirmasi dikantornya mengatakan akan mengecek kebenaran atas tower milik PLN yang terancam ambruk tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan peninjauan atas keselamatan warga sekitar.

“Terima kasih infonya, dalam waktu dekat ini kita akan adakan pengecekan terhadap pemukiman warga yang berdekatan dengan tower PLN tersebut,” janji Hamdi.

Sedangkan salah satu pejabat PLN ketika dihubungi mengatakan akan melakukan peninjauan ulang terhadap tower SUTT PLN yang terancam ambruk tersebut.

“Kita akan akan laporkan ke pimpinan atas hal itu pak, dan secepat mungkin akan kita surpei atas hal tersebut,” ungkap pihak PLN bernama Zainul Marbun itu.

Penulis : Aji S Hrp
Editor : Chairul Fadly

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here