Tim Getug PLN UP3 Lubuk Pakam melakukan apel sebelum melakukan operasi untuk mendeteksi masyarakat pelanggan listrik yang menunggak di kawasan Denai/foto : ist

Onlinesumut-DENAI : Sejak diperkenalkan dua hari lalu, pihak PT PLN (Persero) terus mengintensifkan operasi Gerebek Tunggakan (Getug).

Sebahagian kawasan Medan Denai dan Kec. Percut Seituan, Kab. Deliserdang, yang masuk dalam wilayah kerja PLN UP3 Lubuk Pakam, masih menjadi fokus utama operasi ini.

Sama seperti pelaksanaan Getug di hari pertama, kendali operasi yang melibatkan tim gabungan 8 ULP di bawah naungan PLN UP3 Lubuk Pakam itu, langsung dipimpin Manager PLN ULP Denai, Erfi.

Manajer Bagian Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan Gebyar Pandito mengungkapkan, sesuai dengan komitmen awal, kegiatan Getug ini akan dilakukan secara rutin 2 kali seminggu.

“Persisnya pada Selasa dan Kamis setiap minggunya. Untuk operasi kedua ini, melibatkan 12 tim yang merupakan gabungan 8 ULP di bawah kendali PLN UP3 Lubuk Pakam” ungkap Gebyar, Kamis (10/1/2019).

Inti dari kegiatan ini, sambungnya, untuk mendidik masyarakat pelanggan PLN untuk tidak berhutang.

“Disini kami tegaskan, tidak ada yang namanya berhutang. Itu tidak diperbolehkan. Dan bila ada pelanggan yang terbukti menunggak, kami pastikan akan berurusan dengan hukum, dipanggil dan akan diproses oleh pihak kejaksaan” tegasnya.

Sebelumnya, hal senada juga diungkapkan Manager PLN ULP Denai, Erfi yang mengatakan, kegiatan Getug ini dilakukan hasil kerjasama seluruh ULP di bawah naungan UP3 Lubuk Pakam.

“Dalam gerebek tunggakan atau getug ini, kami fokus untuk melakukan penertiban terhadap pelanggan yang masih menunggak pembayaran rekening listrik” tegas Erfi.

Di samping itu, lanjutnya, hal ini juga dilakukan sekaligus untuk mendidik masyarakat tidak berhutang.

“Harus ada pemahaman kepada seluruh masyarakat pelanggan bahwa berhutang itu tidak boleh” tandasnya kembali.

Guna mengantisipasi hal itu kedepannya, seluruh jajaran PLN UP3 Lubuk Pakam akan terus melakukan penertiban tagihan listrik lebih gencar.

Penulis/Editor : Kemala Utari

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here