Tersangka Bambang Suheri dalam kondisi babak belur dan sepeda motor yang digunakannya saat menjambret usai diamankan petugas Polsek Medan Kota/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Nasib sial dialami Bambang Suheri. Pria 21 tahun warga Jl. Sempurna Gg. Bidan, Kec. Medan Kota itu, nyaris tewas setelah menjadi sasaran amuk massa.

Bukan tanpa alasan. Semua rupanya terjadi akibat ulahnya sendiri menjambret ponsel milik warga di sekitar kediamannya itu. Tapi belum lagi menikmati hasil kejahatannya, ia malah tertangkap warga, hanya beberapa saat usai beraksk pada Rabu (9/1/2019) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Berdasarkan data dari petugas Polsek Medan Kota yang menangani kasus ini, peristiwa itu terjadi ketika korban yang berstatus mahasiswi bernama Nurul WH Boang Manalu (24), penduduk Jl. Jaya, Kec. Medan Kota saat jalan melintas di Jl. Saudara bersama rekannya Nazly Arum Ningrum (22), warga Jl. Sisingamangaraja, Gang Indrajit, Kec. Patumbak, Deliserdang.

Saat itu, sambil berjalan, korban menenteng ponsel merk Oppo A37 miliknya. Tiba-tiba, dari arah belakang sepeda motor Yamaha Scoopy warna merah BK 5196 AEY yang dikemudikan Fauzan Abdillah alias Gilang berboncengan dengan Bambang Suheri, menjambret ponsel milik korban.

Setelah berhasil merebut ponsel korban, kedua tersangka langsung kabur. Tapi naas, begitu tiba di persimpangan Jl. Bahagia dengan Jl. Saudara, motor kedua pelaku terjatuh. Sesaat itupula warga langsung menyergap.

Nasib baik masih berpihak pada tersangka Fauzan Abdillah alias Gilang yang berhasil melarikan diri. Sedangkan Bambang Suheri yang tertangkap warga pun akhirnya jadi bulan-bulanan masyarakat yang terlanjur emosi.

Beruntung, petugas Polsek Medan Kota yang mendapat informasi, langsung meluncur ke TKP dan berhasil mengevakuasi tersangka dari kepungan massa, meski kondisinya sudah sangat mengenaskan.

Dalam keadaan berlumuran darah, polisi membawanya ke RS Bhayangkara Medan untuk menjalani perobatan. Sayangnya, barang bukti ponsel milik korban yang sebelumnya ada pada tersangka, justru raib akibat banyaknya kerumunan massa di lokasi kejadian.

Penulis/Editor : Chairul Fadly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here