Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu menunjukkan tersangka dan barangbukti yang disita dari tangannya/foto : ist

Onlinesumut-KISARAN : Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan, meringkus seorang pengedar narkotika jenis sabu di sebuah rumah kost Jl. Durian, Gang Kuini, Kel. Kisaran Naga, Kec. Kisaran Timur, Kab. Asahan, Senin 7 Januari 2019 kemarin.

Petugas pun terpaksa melumpuhkan tersangka dengan sebutir timah panas dibagian kakinya, setelah berusaha melawan petugas dengan cara mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan.

Data dari pihak kepolisian setempat menyebutkan, tersangka bernama Topik Panjaitan alias Buyung Air (33) tersebut, ditangkap petugas Reserse Narkoba Polres Asahan berkat informasi dari masyarakat yang memberitahu bahwa di rumah kost tersebut ada seorang laki-laki yang memiliki narkotika jenis sabu.

Polisi yang melakukan penyelidikan dan pengintaian, kemudian meringkus pelaku di dalam kamarnya saat sedang menimbang sabu sebelum diedarkan ke konsumennya.

“Tersangka diamankan saat sedang menimbang sabu-sabu dengan timbangan elektrik di dalam kamar nya. Barang bukti yang disita dari dalam kamar pelaku yakni 3 bungkusan plastik klip, masing-masing 1 plastik klip ukuran besar berisi sabu, 2 plastik klip ukuran sedang berisi sabu, timbangan elektrik, 3 plastik klip kosong dan satu unit handphone. Total barang bukti sabu-sabu yang disita seberat 32,19 gram,” jelas Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, SiK, MH didampingi Kasat Narkoba AKP Antony Tarigan saat menggelar temu pers di Mapolres Asahan, Selasa (8/1/2019).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut Faisal, sabu-sabu seberat 30 gram tersebut rata-rata habis terjual dalam kurun waktu 3 sampai 4 hari. Tersangka juga merupakan residivis dalam kasus yang sama, dan baru keluar dari penjara 6 bulan lalu.

“Jadi tersangka ini merupakan pengedar narkotika jenis sabu-sabu di kota Kisaran dan akan kita jerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup,” tegas Faisal.

Kapolres juga mengimbau dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Asahan.

“Jangan takut memberikan informasi terkait peredaran narkotika di Kabupaten Asahan. Data pemberi informasi akan kita jaga, rahasiakan dan tidak tertutup kemungkinan akan kita berikan hadiah. Mari sama-sama kita berantas peredaran narkotika di Kabupaten Asahan,” pungkasnya.

  1. Penulis/Editor : Kemala Utari

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here