GM PLN UIW Sumut Feby Joko Priharto meninjau pengoperasian mesin PLTD 350 KW Pulau Sembilan yang siap melistriki kawasan itu selama 24 jam/foto : yudis

Onlinesumut-LANGKAT : Sebagai salahsatu perpanjangan tangan pemerintah dalam mendukung pembangunan, PT PLN (Persero) terus berupaya melistriki seluruh pelosok negeri secara maksimal.

Lewat program Nawacita yang dicanangkan Presiden Jokowi itu pula, PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Binjai, berusaha melakukan pemerataan ke seluruh wilayahnya agar listrik bisa dinikmati seluruh masyarakat tanpa batas.

Hasilnya pun kini dirasakan masyarakat Desa Pulau Sembilan di Kec. Pangkalansusu, Kab. Langkat Sumatera Utara. Listrik yang selama ini menyala terbatas dalam durasi 12 jam saja, sejak hari ini, Rabu (19/12/2018), resmi menyala penuh dengan dioperasikannya Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) 350 Kilo Watt (KW).

Launching bertajuk ‘Menerangi Pulau Sembilan 24 jam’ inipun langsung dilakukan GM PLN UIW Sumut Feby Joko Priharto.

Turut mendampingi Manager UP3 Binjai Dicky Hiwardi, Kepala Bappeda Langkat Sujarno mewakili bupati setempat dan sejumlah pejabat di lingkungan perusahaan milik BUMN itu.

“Selamat kepada masyarakat Pulau Sembilan akhirnya bisa menikmati listrik selama 24 jam penuh” ucap Feby mengawali pidatonya.

Pada kesempatan itu, Feby mengisahkan, sempat terjadi defisit berkepanjangan di Sumut. Kala itu, pemadaman listrik alias ‘byarpet’ kerap terjadi. Kantor PLN pun selalu menjadi sasaran demo warga.

“Pertengahan 2017 defisit akhirnya bisa teratasi setelah pada bulan Juni kapal pembangkit dari Turki tiba di Belawan. Kini listrik kita surplus” terangnya.

Dengan nyalanya listrik 24 jam di Pulau Sembilan, Feby pun merasa optimis Sumut menjadi destinasi wisata dengan ketersediaan listrik semakin mudah jadi nyata.

“Seperti di Pulau Sembilan ini, saya lihat potensi wisata bahari itu ada. Semoga dengan listrik nyala 24 jam, kawasan ini semakin maju. Berapapun daya yang dibutuhkan investor saat ini kami siap. Saat ini sudah tersedia 350 KW. Pada Januari 2019 nanti, kita siapkan lagi PLTD 250 KW. Tentu itu sangat mendukung. Apalagi beban puncak disini hanya 120 KW. Artinya masih ada 300 persen cadangan atau margin” papar Feby.

Sementara, Kepala Bappeda Kab. Langkat Sujarno yang mewakili bupati, mengucapkan terimakasih kepada PLN atas diresmikannya PLTD untuk melistriki kawasan itu selama 24 jam.

“Tentunya, semua ini terjadi berdasarkan azas keadilan dari PLN hingga akhirnya 400 KK masyarakat di Pulau Sembilan ini bisa menikmati listrik secara total. Hal ini juga pasti bakal mempengaruhi ekonomi masyarakat, di sampinh membantu kegiatan masyarakat lainnya termasuk beribadah di Masjid” ujarnya.

Untuk itu, Sujarno mengimbau agar seluruh masyarakat sekitar bersama-sama merawat dan menjaga PLTD sebagai aset negara demi kepentingan bersama.

Sementara, launching listrik 24 jam di Pulau Sembilan ini ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh GM PLN UIW Sumut bersama jajaran PLN dan Pemkab Langkat.

Penulis/Editor : Teuku Yudhistira

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here