Komisaris Independent Komjen (Purn) Oegroseno saat memberikan keterangan soal kondisi kelistrikan di Sumut/foto : dis

Onlinesumut-KARO : Hanya dalam hitungan hari, 2018 segera berakhir dan kita akan memasuki tahun baru 2019.

Bagi Indonesia, tahun depan menjadi sangat penting karena identik dengan tahun politik, menyusul agenda pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) pada April 2019 mendatang.

Tak hanya perangkat politik, seluruh pihak pun terus bersinerji untuk menyukseskan agenda besar itu. Salahsatunya terkait ketersediaan listrik di tanah air. PT PLN (Persero) sebagai penyedia yang sudah bersiap jauh hari, optimis di tahun depan listrik semakin baik dan tidak akan ada pemadaman lagi khususnya di Sumatera Utara.

Komisaris Independent PLN, Komjen (Purn) Oegroseno mengatakan, pihaknya kini terus berupaya maksimal melakukan peningkatan jaringan agar Indonesia makin terang.

“Pembangunan jaringan PLN di seluruh Indonesia tak terkecuali provinsi Sumatera Utara tetap kita upayakan dalam menikmati listrik, sehingga tidak ada lagi pemadaman,” katanya dalam Dialog Publik PLN dengan IWO (Ikatan Wartawan Online) kota Medan di Mikie Holiday, Jumat (14/12/2018).

Dikatakannya, guna mendukung hal itu, masyarakat pun diharapkan sadar untuk membayar tunggakan rekening listrik sehingga pembangunan menjadi lancar.

“Ada memang masyarakat yang tidak mampu untuk membayar, namun ketika ada subsidi dari pemerintah, segeralah bayar, sehingga tunggakan pun berkurang,” ujarnya.

Selain itu, katanya, ke depan sistem harus lebih disempurnakan, mengingat masih ada tantangan yang dihadapi PLN. Terutama ketika pemilihan presiden maupun pemilihan calon legislatif.

“Pada pilpres mendatang, kita full benar-benar harus konsentrasi, jangan sempat ada pemadaman terutama saat penghitungan suara,” katanya.

Jika ada pemadaman terjadi, dapat disalahartikan oleh kubu 1, kubu 2 dan seterusnya. Bahwa dianggap PLN tidak netral, dan ini sangat dijaga oleh pihak PLN.

“Jadi gambaran listrik kedepan walaupun dibangun seterang terangnya pasti ada resiko. Sehingga kita tetap antisipasi jangan sampai resiko itu merugikan pelanggan,” pungkasnya.

Penulis : Chairul Fadly
Editor : Kemala Utari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here