Suasana di Mako Brimob Poldasu tempat berlangsungnya pemeriksaan sejumlah ASN Dinas PUPR Pakpak Bharat/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelisik asal dan aliran uang ke Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu yang kini sudah berstatus sebagai tersangka kasus dugaan suap dari kontraktor terkait proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Terlebih setelah dari hasil pemeriksaan terhadap Remigo, diakuinya bahwa uang sebesar Rp550 juta yang disita KPK dari hasil gratifikasi, bakal digunakan untuk mengurus kasus dugaan korupsi proyek di PKK yang membelit istrinya Made Tirta Kusuma Dewi.

Untuk membuktikan hal itu, sejak Kamis (22/11/2018) pagi, penyidik KPK dikabarkan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di Dinas PUPR Pakpak Bharat di Mako Brimob Polda Sumut di Jl. KH Wahid Hasyim, Medan.

“Iya mereka diperiksa di Mako Brimob Sumut” ucap sumber.

Data yang dihimpun Onlinesumut menyebutkan, Aparatur Sipil Negara yang diperiksa di Mako Brimob Poldasu itu antara lain berinisial GU, S, RS, BS dan SP alias Tages.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah yang dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsapp terkait pemeriksaan itu belum memberikan jawaban.

Penulis/Editor : Teuku Yudhistira

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here