Pihak keluarga yang menandatangani surat pernyataan tidak melakukan visum dan jasad korban yang sudah diturunkan dari kabel yang menjeratnya/foto : jhon

Onlinesumut-PERCUT SEITUAN : Warga Jalan Gagak No.26, Kel. Kenangan, Perumnas Mandala, Kec. Percut Seituan, Deliserdang mendadak geger, menyusul merebaknya kabar kematian seorang mahasiswa bernama Marolop Marko Manurung, akibat gantung diri didalam rumahnya.

Informasi diperoleh, jasad pria berusia 23 tahun itu pertama sekali ditemukan anak pemilik rumah, Ruben (9). Saat itu Ruben melihat korban tergantung di dinding. Melihat itu, saksi mata pun melaporkan kejadian yang dilihat tersebut kepada orang tuanya, Leston Manurung (45), yang tidak lain paman korban.

Melihat itu, paman korban langsung melapaskan kabel yang menjerat lehernya, untuk kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Kepala Dusun.

Menerima informasi itu, Kepala Dusun lantas meneruskannya ke Mapolsek Percut Seituan yang segera menurunkan personelnya.

Petugas Polsek Percut Seituan juga turut menurunkan Tim Inafis Polrestabes Medan untuk olah TKP sekaligus melakukan pemeriksaan serta memintai keterangan dari sejumlah saksi mata.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri mengatakan, dari hasil pemeriksaan tidak ada ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

“Pihak keluarga juga tidak mau jasad korban dibawa untuk divisum dan membuat surat pernyataan,” katanya.

Terkait motif kematian Manurung, Faidil Zikri menegaskan, murni gantung diri. Apalagi dari hasil keterangan saksi, korban sempat mengatakan kepada orangtuanya akan diwisuda pada 27 November 2018 mendatang di Unimed. Namun, karena skripsinya gagal maka korban harus mengulang 1 semester.

“Kemungkinan korban merasa malu dengan orangtuanya lalu mengambil jalan pintas tersebut dengan cara gantung diri menggunakan kabel. Di lokasi diamankan barang bukti wayar kabel yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya,” pungkasnya.

Penulis : Jhonson Siahaan
Editor : Chairul Fadly

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here