Dengan mengenakan rompi khas, penyidik KPK tampak berjalan masuk ke Kantor Dinas PUPR untuk melakukan penggeledahan guna mencari bukti dugaan suap terhadap tersangka Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu/foto : ist

Onlinesumut-PAKPAK BHARAT : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kini masih berada di Kab. Pakpak Bharat, Sumatera Utara, terus melakukan pengumpulan berbagai barangbukti terkait dugaan suap yang melibatkan Bupati Remigo Yolando Berutu.

Meski di hari libur, Selasa (20/11/2018), penyidik lembaga antirasuah itu masih terus bekerja secara intensif untuk melacak seluruh bukti itu.

Pantauan Onlinesumut, dengan mengenakan rompi ciri khas KPK, penyidik terlihat langsung masuk ke dalam kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Ruang Kepala Dinas David Anderson Karosekali menjadi fokus penggeledagan yang berlangsung tertutup di bawah pengawalan ketat pihak Polres Pakpat Bharat dan Satpol PP Pemkab setempat.

Sejauh ini tak ada keterangan resmi dari pihak penyiidik. Hingga berita ini dirilis, penggeledahan masih terus berlangsung.

Sementara, OTT yang dialami Bupati Remigo Yolando Berutu pada Minggu dinihari lalu, tak hanya membuat geger masyarakat Pakpak Bharat, ternyata turut berpengaruh pada aktivitas pemerintahan disana.

“Misalnya saja di Kantor Bupati dan Kantor Dinas PU. Kemarin para pegawai hanya terlihat diluar ruangan karena kantor mereka disegel KPK. begitu juga kantor dinas lainnya, ikut terpengaruh juga” ucap Mawan Gajah, warga sekitar.

Penulis/Editor : Teuku Yudhistira

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here