Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu menginterogasi ketiga tersangka/ foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Lewat sebuah under cover buy (penyamaran), petugas Reskrim Polsek Medan Timur, berhasil meringkus tiga orang pengedar narkoba.

Ironisnya, tak hanya seorang anggota Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang akan duduk sebagai ketua dan seorang kurir, salahsatu tersangka tercatat berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kini, tak hanya kompak diluar dalam hal peredaran sabu, ketiganya juga akhirnya kompak masuk penjara.

Data dari pihak kepolisian menyebutkan, ketiga tersangka masing-masing berinisial DC (43), NB (42) dan DAL (34). Ketiganya ditangkap pada Jumat, 9 November 2018 di kawasan Jl.Sei Rotan, Kec. Percut Seituan, Deliserdang.

Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu mengungkapkan, penangkapan terhadap ketiganya berawal saat petugas yang mendapat informasi, langsung melakukan penyelidikan mendalam. Belakangan diketahui DC lah yang menjadi bandarnya.

“Kita melakukan penyamaran sebagai pembeli dan bisa meringkus tiga orang tersebut,” kata Wilson, Senin (12/11/2018).

Dari tangan ketiga tersangka, polisi menyita barang bukti sekitar 200 gram sabu-sabu yang dikemas dalam plastik bening.

“Komplotan pengedar ini memang sudah diintai lama oleh polisi” sebutnya.

Yang pertama kali ditangkap adalah tersangka NB dan DC (kurir). Lalu polisi menangkap DAL sebagai pemilik sabu.
Setelah diperiksa, ternyata dalam jaringan mereka melibatkan Narapidana (Napi) Tanjunggusta berinisial J.

“Ciri fisik si J sudah kita ketahui. Ini akan dilakukan penyelidikan kesana (Lapas). J ini sudah lima tahun ditahan,” tuturnya.

Wilson menjelaskan, DAL sudah lama menjadi target operasi, setelah diketahui sebagai pemain lama dalam bisnis narkoba.

Sementara itu tersangka DC mau menjadi kurir, setelah tergiur dengan upah Rp2 juta untuk pengiriman paket barang haram itu.

Untuk kasus ini, kata Wilson, pihaknya masih akan melakukan pengembangan. Karena menurutnya, masih ada tersangka lain yang termasuk ke jaringan komplotan itu.

“Kita masih lakukan penyelidikan lanjut, masih ada satu orang lagi DPO atas nama Jaya. Kita sedang kejar,” pungkasnya.

Penulis/Editor : Teuku Yudhistira

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here