Kedua pelaku penjambretan kritis hingga harus menjalani perawatan di RSU dr Pirngadi Medan setelah sepeda motor yang mereka kendarai saat beraksi menabrak trotoar dan tiang listrik di Jl. Aksara Medan/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Nasib sial dialami dua orang pria pelaku penjambretan di Jl Sejati, Kel. Bantan Timur, Kec. Medan Tembung, Minggu (21/10/2018) pagi sekitar pukul 06.13 WIB.

Diduga karena ugup saat dikejar orangtua korban, pelaku bernama Rizki Ananda (26), warga Jl. Pimpinan, Gang Langgar Padang, Kel. Sei Kera Hilir 1, Kec. Medan Perjuangan bersama rekannya yang belum diketahui identitasnya, sepeda motor yang mereka kendarai malah menabrak trotoar dan tiang listrik hingga keduanya kritis.

Informasi dari Polsek Percut Seituan menyebutkan, peristiwa itu bermula saat korban bernama Jessica, seorang mahasiswi yang bermukim di Jl. Sambas, Kel. Mesjid, Kec. Medan Kota, pagi itu adiantar kedua orangtuanya Gunawan (48) dan Mimiarti ke rumah temannya di Jl. Sejati.

Ketika itu, korban diketahui membawa sebuah tas ransel berwarna pink berisi uang tunai sebesar Rp350.000 dan atm.

Begitu turun dari mobil sambil menyandang ranselnya, tiba-tiba datang dua orang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor menghampiri korban dan langsung menarik tas dari tangan wanita berusia 19 tahun itu.

Usai menguasai tas korban, kedua pelaku kabur mengarah ke Jl. Aksara meninggalkan tempat kejadian. Tersadar telah menjadi korban kejahatan, korban pun langsung menjerit.

Melihat hal itu, ayah korban langsung menyalakan mesin mobionya dan mengejar pelaku sambil terus menjerit “rampok…rampok…”.

Gugup karena teriakan itu, pelaku Rizki yang bertindak sebagai joki panik dan kehilangan konsentrasi. Naas, sepeda motor yang dikemudikannya pun menabrak trotoar jalan dan membentur tiang listrik.

Keduanya pun kritis. Melihat hal itu, orangtua korban lantas turun dari mobilnya, lalu pergi meninggalkan pelaku untuk selanjutnya ke Mapolsek Percut Seituan melaporkan kejadian itu.

Aparat kepolisian yang menerima laporan selanjutnya turun ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi kedua tersangka ke RSU dr Pirngadi Medan dan mengamankan barangbukti yang sudah tak berdaya.

Meski keduanya dalam keadaan kritis, namun akibat perbuatan itu, kawanan ini terancam hukuman 9 tahun penjara, karena polisi bakal menjerat mereka dengan Pasal 365 yo 363 Ayat 2 KUHPidana.

Penulis : Kemala Utari
Editor : Teuku Yudhistira

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here