Suasana arus lalulintas di simpang empat Pasar Aksara dan Bengkok terlihat lancar pasca penertiban pedagang kaki lima dilakukan/foto : dly

Onlinesumut-MEDAN : Pasca penggusuran Pasar Aksara, Medab Tembung dan Pasar Bengkok di Jalan Willem Iskandar, Desa Medan Estate, Percut Seituan, petugas polisi lalulintas (Polantas) Polsek Percut Seituan, melakukan monitoring dan penertiban parkir liar di seputaran kedua lokasi, Minggu (16/9/2018).

Selain melakukan monitoring dan penertiban parkir liar, di bawah pimpinan Panit Lantas Ipda Abdul Bakri SH, dan dibantu 2 Personel Dinas Perhubungan (Dishub), petugas juga melakukan penindakan terhadap pengendara yang melawan arus lalu lintas. Sedangkan ke pedagang, personel mengimbau untuk tidak lagi menggelar dagangan di badan jalan.

“Personel juga mengimbau kepada para pedagang apabila ada yang melakukan pengutipan dari oknum manapun untuk segera melaporkan ke Polsek Percut Seituan. Selain mengimbau, personel juga meminta tanggapan kepada masyarakat atas kinerja unit lantas kita,” kata Kapolsek Percut Seituan Kompol Faidil Zikri kepada wartawan disela-sela kegiatan.

Kegiatan monitoring ini, lanjut Faidil, bertujuan guna mencari tahu penyebab dan solusi mengurangi tingkat kemacetan. Untuk mewujudkan itu, personel akan ditempatkan di waktu jam padat dan di titik pedagang kaki lima. Harapannya kehadiran petugas di lokasi bisa langsung mengurai kemacetan.

“Hasil dari kegiatan penertiban Pasar Tradisional Aksara dan Bengkok serta penindakan terhadap pengendara yang melawan arus, arus lalu lintas di seputaran Jalan Williem Iskandar menjadi lancar,” ungkap Faidil.

Penulis : Syahputra
Editor : Teuku Yudhistira

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here