MURI berikan penghargaan kepada Wali Kota Medan Dzulmi Eldin atas keberhasilan Kota Medan memecahkan rekor Lomba Hias Poskamling Terbanyak/OS-TINA

Onlinesumut-MEDAN: Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan piagam penghargaan kepada Wali Kota Medan Dzulmi Eldin atas keberhasilan Kota Medan memecahkan rekor menggelar Lomba Hias Poskamling Terbanyak. Piagam diberikan Senior Manager MURI Yusuf Ngadri di Lapangan Eks Bandara Polonia Medan.

Perlombaan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 dan sebagai upaya memotivasi masyarakat agar mengaktifkan kembali poskamling guna mewujudkan terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.

“Perlombaan ini layak mendapat penghargaan dan dicatat dalam rekor MURI,” kata Yusuf, Selasa (4/9).

Eldin mengaku tidak menyangka dapat memecahkan rekor. Menurutnya, keberadaan poskamling sangat penting guna mengamati lebih seksama dinamika kehidupan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat saat ini, terutama sebagai deteksi dini terhadap warga pendatang.

“Juga untuk menciptakan rasa aman dan nyaman sehingga masyarakat merasa lebih tenang dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari,” kata Eldin.

Dalam setiap kesempatan, lanjut dia, seluruh jajaran selalu diingatkan agar bersentuhan langsung dengan masyarakat. Caranya, kepala lingkungan, lurah dan camat agar mengaktifkan kembali siskamling.

“Kalau siskamling aktif di 2.001 lingkungan, Insha Allah Kota Medan akan aman dan kondusif. Kepada para pemenangan saya berikan hadiah agar mengaktifkan kembali poskamling di lingkungannya,” ucap dia.

Di lokasi dan hari yang sama, Pejabat Gubernur Sumut Eko Subowo dan Pangdam I BB Mayjen TNI MS Fadillah ikut menari Gemu Famire bersama 7.200 prajurit TNI-Polri. Tarian yang serentak dilakukan di seluruh Indonesia dalam rangka memeriahkan HUT ke-73 TNI sekaligus meraih MURI dengan rekor jumlah terbanyak dan serentak.

Seluruh peserta mengenakan ikat kepala berwarna merah putih. Tidak hanya prajurit, para ibu-ibu dan pelajar terlibat. Gemu Famire atau Maumere adalah lagu asal Nusa TenggaraTimur yang diciptakan Frans Cornelis Dian Bunda alias Nyong Franco pada 2011. Lagu ini akrab di telinga warga Indonesia dan melejit sampai luar negeri. OS-TINA

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here