Anggota ORI Dadan S Suharmawijaya berkunjung ke kantor gubernur Sumut/OS-TINA

Onlinesumut-MEDAN : Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mengharapkan agar penyelenggaraan pelayanan publik di Sumatera Utara jauh dari penyimpangan proses administrasi atau “zero maladministrasi”. Sehingga, kualitas pelayanan lancar dan masyarakat terpuaskan.

Hal ini disampaikan anggota ORI Dadan S Suharmawijaya saat bertemu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprovsu Mhd Fitriyus.

Fitriyus mengapresiasi dan menyambut baik kedatangan rombongan, dia bilang, pertemuan seperti ini merupakan salah satu bentuk kerjasama dan komunikasi antara pusat dan daerah yang harus selalu dijaga.

“Pemerintah dan Ombudsman memiliki tujuan yang sama, meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kami pelaksana pelayanan, Ombudsman mengawasi jalannya pelayanan,” katanya, Rabu (29/8).

Dia berharap kedua belah pihak melakukan lebih banyak sinergi. Tidak hanya sebatas pengawasan, tapi juga pengembangan kapasitas penyelenggara pelayanan publik.

“Mungkin bagus kalau Ombudsman membuat workshop atau pembekalan-pembekalan tentang pelayanan publik. Kami merasa juga perlu dibina, khususnya tentang standar-standar pelayanan publik yang baik,” ujar Fitriyus.

Dia lalu memuji kinerja Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumut Abyadi Siregar. Katanya, Pemprovsu memiliki hubungan yang baik dengan Ombudsman Provsu.

“Saya kenal baik dia, kinerjanya juga bagus,” ucapnya.

Dadan menimpali bahwa kedatangannya untuk melakukan diskusi, komunikasi, dan survei kinerja Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumut.

“Kami berkeliling ke semua instansi untuk menerima masukan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik. Kami merasa koordinasi, sinergi dan kerjasama perlu ditingkatkan. Mendorong pemerintah khususnya pemerintah daerah di Sumut menjadi mitra pengawasan Ombudsman,” katanya.

Diapun memuji proses penyelenggaraan pelayan publik yang banyak progres. Baik karena adanya pengaduan dari masyarakat atau inisiatif pemerintah daerah sendiri yang melakukan upaya-upaya perbaikan.

“Mudah-mudahan ke depannya Sumut bisa menjadi salah satu daerah dengan Zero Maladministrasi,” pungkas Dadan. OS-TINA

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here