Viky Sianipar mengutuk para perusak lingkungan

Onlinesumut-SAMOSIR: Kegerahan terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi, khususnya di kawasan Tapanuli, Sumatera Utara diungkapkan Viky Sianipar dengan ungkapan yang menohok. Saat tampil dalam Samosir Music International (SMI) 2018 di Open Stage Tuktuk Siadong, Kabupaten Samosir, dia mengutuk para pelaku penebangan hutan.

“Terkutuklah mereka yang menebang pohon. Semoga pohon-pohon di Samosir semakin tinggi,” teriaknya disambut tepuk tangan ribuan pengunjung pada Sabtu (26/8) kemarin. Acara yang digawangi Henry Manik ini juga menghadirkan Herman Delago, musisi asal Austria yang apik membawakan tembang-tembang Batak dengan aransemen modren yang unik.

Apa yang diungkapnya bertepatan dengan maraknya aksi penebangan dan kebakaran hutan di perbukitan Pulau Samosir sejak beberapa pekan terakhir. Api terlihat jelas dengan mata telanjang membakar hutan pinus dan ilalang mulai dari perbukitan di Kecamatan Ajibata, Kabupaten Simalungun dan Desa Tolping, Kecamatan Simanindo. Asapnya membumbung tinggi tapi tak terlihat upaya pemadaman.

Kepala Dinas Pariwisata Samosir, Ombang Siboro yang dikonfirmasi soal kebakaran ini menjawab peristiwa ini sebagai hal biasa. Dia juga meminta agar bisa membedakan mana kebakaran hutan dan membuka ladang. Maksud Ombang, jangan cepat menuding bahwa asap dan api yang terlihat adalah kebakaran hutan, bisa jadi itu hanya api yang timbul karena warga sedang membuka ladang.

“Kebakaran di sini sudah biasa, tapi karena saat ini Danau Toba sedang jadi sorotan, jadi dibesar-besarkan. Di daerah lain tidak ada diberitakan,” katanya, Senin (27/8).

Disinggung soal kebakaran hutan akan berdampak pada terganggunya sektor pariwisata yang saat ini sedang digenjot pihaknya. Dia menggeleng. Padahal, Samosir termasuk dalam 10 daftar Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

“Tak ada hubungannya,” ucapnya singkat.

Sebelumnya pada akhir Juli 2018 lalu, sekitar 50 hektar hutan di Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir terbakar. Dan hari ini, Senin (27/8), kebaran hutan melanda perbukitan Sipisopiso, Kabupaten Karo. Petugas gabungan yang dipimpin Kapolsek Tigapanah AKP B Manurung bersama Danramil Tigapanah Kapten Arh Marno berhasil memadamkankan api saat malam mulai turun.

“Untuk pemadamkan api, kami menggunakan ranting, tiga unit pemadam kebakaran dan water canon,” kata Manurung. OS-TINA

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here