Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri didampingi Wakapolsek AKP Junaidi dan Kanitreskrim Iptu MK Daulay menginterogasi para tersangka hasil pengungkapan kasus oleh Tim Pegasus/foto : dly

Onlinesumut-MEDAN : Hanya dalam waktu 3 bulan sejak dibentuk, Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Percut Sei Tuan, berhasil mengungkap 132 kasus, sekaligus meringkus 57 orang tersangka.

Hal itu diuangkap Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri, saat memaparkan para tersangka berikut barang bukti di halaman Mapolsek Percut Sei Tuan, Selasa (7/8/2018) siang.

Kepada wartawan Faidil Zikri menerangkan, hasil ungkapan dan tangkapan Tim Pegasus dihitung mulai dari tanggal 29 Mei hingga 3 Agustus 2018. Dalam kegiatan hunting sistem yang dilakukan sebanyak 84 kali, Tim Pegasus berhasil mengamankan kendaraan yang pada saat dilaksanakan hunting tidak memiliki kengkapan dokumen.

Kemudian, Tim Pegasus berhasil mengungkap satu kasus Pencurian dan Kekerasan (Curas) dan meringkus seorang tersangka dengan barang bukti satu unit handphone Samsung J7. Selanjutnya, untuk kasus Pencurian Kenderaan Bermotor (Curanmor) Tim pegasus berhasil mengungkap 11 kasus dengan 11 tersangka dan 8 unit sepeda motor yang diboyong ke Mapolsek Percut Sei Tuan.

“Selain itu, Tim pegasus kita ada mengungkap 1 kasus pemerasan dengan 1 tersangka dan barang bukti satu unit mobil pick-up. Kemudian, untuk kasus narkoba ada 9 kasus atau laporan, dengan jumlah 15 tersangka. Untuk jumlah barang bukti narkobanya ditotal lebih kurang 97,61 gram,” kata Faidil didampingi Wakapolsek AKP Junaidi dan Kanit Reskrim Iptu MK Daulay SH, kepada para awak media di Polsek Percut Sei Tuan.

Masih dikatakan Faidil, untuk kasus pencurian dan pemberatan (Curat) yang berhasil diungkap ada sebanyak 26 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 29. Dan diantara tersangka ada yang sudah dititipkan di lembaga pemasyarakatan (LP).

“Jadi jumlah kasus ditotal keseluruhannya ada 132 dengan jumlah tersangka 57. Untuk pengungkapan dan penangkapan dari 29 Mei hingga Agustus ini tersangka tidak ada yang diberikan tindakaan tegas dan terukur, namun di waktu yang sebelumnya tersangka atas kasus curat ada kita berikan tindakan tegas dan terukur, karena tersangka melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap,” ungkap Faidil.

Guna menekan tindak kejahatan di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan, kata Faidil, Tim Pegasus yang dibentuk oleh Kapolrestabes Medan akan terus melakukan hunting sistem setiap harinya dengan waktu yang diacak. Sehingga para pelaku kejahatan tidak bisa membaca gerak dari Tim Pegasus ini.

“Adapun tujuan Tim Pegasus yang  dibentuk oleh Bapak Kapolrestabes di Polrestabes Medan, untuk menekan jumlah tindak pidana 3C dan N, yaitu tindak pidana pencurian kenderaan bermotor, pencurian dan pemberatan, pencurian dan kekerasan, serta tindak pidana Narkotika,” tandas Faidil. OS-05/01

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here