Kedua tersangka M Ilham dan Handoko setelah diamankan beserta sepeda motor milik korban dan motor yang digunakan kedua pelaku ketika beraksi/foto : ferry

Onlinesumut-MEDAN : Nasib Sial dialami dua kawanan begal yang beraksi di Jl Rawa Cangkuk III, Kel Tegalsari Mandala, Kec Medan Denai, ketika berusaha menggasak sepeda motor Honda CB150R warna merah bernopol BK 2165 AHN milik Siti Julianti (42), Jumat (2/8/2018) sekitar pukul 12.15 wib.

Bukannya berhasil, sepeda motor milik warga Jl Budi Keadilan, Dusun III, Desa Amplas, Kec Percut Sei Tuan, Deliserdang itu malah membawa mereka jeblos ke balik jeruji besi.

Kejadian bermula ketika anak korban yang bernama Zulpan Kurniawan mengendarai sepeda motor Honda CB-150 R, melintas di Jl Menteng Raya. Tiba-tiba datang dua orang pria memepet sepeda motornya sambil menuduh Zulpan telah menabrak orang tuanya.

Kemudian kedua orang pria itu membawa Zulpan dan sepeda motornya ke Jl Rawa Cangkuk III. Zulpan sendiri dipaksa naik ke atas motor dalam posisi dibonceng oleh seorang dari mereka.

Setelah kedua pelaku memastikan situasi dan kondisi aman, Zulpan pun dipaksa turun dengan alasan bahwa sepeda motor Honda CB-150 R milik orang tuanya itu akan dibawa ke rumahorang tua salah seorang pria tersebut yang menjadi korban tabrakan.

Memanfaatkan kelengahan korban, pelaku pun langsung berusaha membawa kabur motor sport itu. Secara spontan, Zulpan yang mulai sadar menjadi korban begal, berjuang dengan keras mempertahankan sepeda motornya sambil memegang besi belakang sepeda motornya.

Akibatnya Zulpan pun terseret ke aspal sekitar sejauh 15 meter. Warga yang kebetulan melihat kejadian itu langsung menolong Zulpan dan berusaha menangkap kedua pelaku itu.

Tim Pegasus Polrestabes Medan dari Unit Ranmor yang kebetulan sedang melakukan patroli mendengar keributan itu langsung mengejar keduanya dengan menggunakan sepeda motor.

Keduanya pun akhirnya tertangkap. Setelah diinterohasi diketahui keduanya bernama M Ilham (33) warga Jl Puri, Gang Purnama No 38 B, Kec Medan Area dan Handoko (29), warga Jl Sutrisno, Gang Kembar No 13 B, Kel Kotamatsum I, Medan Amplas.

Keduanya pun langsung di boyong petugas ke Malolrestabes Medan, Jl HM Said bersama barang bukti Honda CB-R 150 milik korban dan 1 unit Honda Vario warna hitam Tanpa plat yang digunakan pelaku

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto melalui Kasatreskrim AKBP Putu Yudha ketika dikonfirmasi Onlinesumut membenarkan kejadian ini dan mengatakan bahwa Polrestabes akan terus memburu para pelaku begal yang beraksi di wilayah hukum mereka, sesuai perintah atasan.

“Jangan coba-coba bermain di wilayah hukum kami karena Tim Pegasus kami terus berpatroli pagi, siang dan malam untuk mengantisipasi kejahatan dan pelaku kriminalitas” tegas Putu. OS-fer/01

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here