4 biduan erotis organ tungga 'keyboard bongkar' yang diamankan petugas Polsek Perbaungan/foto : ferry

Onlinesumut-SERGAI : Petugas Polsek Perbaungan, membubarkan aksi penyanyi erotis organ tunggal yang dikenal dengan ‘keyboard bongkar’ Dusun I Desa Jatimulyo, Kec Pegajahan, Kab Serdangbedagai (Sergai), Senin (30/7) sekitar pukul 01.05 wib. 4 orang penyanyi erotis yang masih berusia belia juga turut diamankan.

Data dari kepolisian menyebutkan, keempat biduan yang diamankan itu yakni berinisial NP (20) warga Desa Kampung Pala, Kec Perbaungan, Sergai, NG (20) warga Desa Rampah Kiri, Kec Sei Rampah, SA (18) warga Desa Suka Mulia, Kec Pagar Merbau, Kab Deliserdang dan AP (16) warga Desa Suka Mulia, Kec Pagar Merbau, Deliserdang.

Selain itu, petugas turut menyita barangbukti berupa 1 unit Keyboard warna putih merk technics, 1 unit alat VCD warna putih hitam merk Dina Book, dan 1 unit alat DJ warna hitam merk Numark.

Informasi menyebutkan, penggerebekan ini berawal dari laporan warga dan unggahan warga di media sosial yang resah dengan gelaran nyanyian dengan tarian seronok yang mulai digelar sejak Minggu, 29 Juli 2018 sekitar pukul 12.05 wib.

Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu melalui Kapolsek Perbaungan AKP Ilham Harahap membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan 4 orang biduan dan alat Keyboard yang bermain hingga larut malam yang terindikasi telah memicu gangguan Kamtibmas.

“Setelah sampai di komando ke 4 biduan itu kita mintai keterangan melalui berita acara interogasi dan setelah itu di berikan pembinaan di Polsek Perbaungan dengan membuat surat pernyataan agar di kemudian hari tidak melakukan perbuatannya lewat waktu hingga larut malam” ucap Ilham.

Kata Ilham, hal yang juga mereka lakukan terhadap pemilik organ tunggal (keyboard) telah dibuatkan surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya bermain keyboard hingga larut malam hingga dapat mengakibatkan gangguan Kamtibmas.
.
“Intinya, kami kepolisian menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan dan Perda yang ada, dengan tidak mempertontonkan aurat kepada masyarakat. Guna antisipasi hal-hal yang tdk diinginkan dan kepada pengusaha keyboard untuk memahami aturan-aturan. Jangan karena kepingin ramai dan laku semuanya dihalalkan,” tegas Kapolsek. OS-fer/01

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here