Ratusan keluarga penumpang KM Sinar Bangun VI yang karam di perairan Danau Toba menggelar doa, tahlilan dan tabur bunga di Dermaga Tigaras, Simal

Onlinesumut-SIMALUNGUN : Hari ini, Selasa (3/7/2018), proses pencarian para penumpang kapal KM Sinar Bangun VI yang karam di Perairan Danau Toba pada 18 Juni 2018 lalu, resmi dihentikan.

Ikhlas tak ikhlas, seluruh keluarga korban harus menerima kenyataan, jasad keluarga mereka harus dibiarkan terkubur di dasar danau. Ratusan jasad para korban itu dipastikan tak bisa dievakuasi akibat kedalaman danau yang tak bisa dijangkau tim SAR gabungan akibat keterbatasan peralatan.

Bersama pemerintah, keluarga korban yang sejak awal menunggu hingga hari ke 15 hari ini di Dermaga Tigaras, Kab Simalungun, hanya bisa pasrah. Mereka hanya bisa memanjatkan doa agar arwah para korban diterima sang pencipta di sisi-Nya.

Di sisi dermaga, ratusan keluarga korban terlihat larut dalam tahlilan yang dipimpin seorang pemuka agama Islam. Sementara isak tangis terdengar sahut menyahut saat prosesi berakhirnya pencarian ditandai dengan tabur bunga di atas permukaan danau vulkanik itu.

Sementara, sebagai tanda insiden maut itu, pemerintah juga segera membangun monumen di sekitar lokasi dermaga. OS-01

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here