Dirreskrimsus Poldasu Kombes Toga Habinsaran Panjaitan didampingi AKBP M.P Nainggolan dan AKBP Doni Satria Sembiring mengapit Arseh Hasibuan, Kadis yang terjaring OTT (Riki / Foto)

Onlinesumut-MEDAN : Petugas Subdit III/ Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus kepolisian daerah Sumatera Utara (Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Poldasu), akhirnya resmi menahan Arseh Hasibuan, SH, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Padanglawas (Palas), Sumatera Utara, setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa hari lalu.

Akibat perbuatannya, sang Kadis pun terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Hal itu dikatakan Direktur Reskrimsus Poldasu, Kombes Toga Habinsaran Panjaitan kepada wartawan Rabu, (30/05/2018) siang di Mapolda Sumut.

Kendati demikian, orang nomor satu di jajaran Ditreskrimsus Poldasu itu mengatakan, kasus OTT tersebut kini masih dikembangkan pihaknya.

“Tersangka kita jerat Pasal 12 huruf e dan atau pasal 11 UU RI No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah UU RI No 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi dengan ancaman hukuman 4 Tahun dan maksimal 20 tahun, Kasus ini masih kita kembangkan,” ungkap Toga.

Untuk itu pula, penyidik secara intensif juga masih memeriksa sejumlah saksi diantaranya Ely Irwan Harahap, S.Sos, Retno Stya Ningsih, S.Kom dan Nurjamilah Pohan, S.Psi terkait kasus OTT sang kadis yang ditangkap Senin, 28 Mei 2018 di Hotel Al Marwah, Sibuhuan, Palas, Sumut terkait penebitan Ijin Usaha Perkebunan Budi Daya (IUP-B) an. PT. Dutavaria Pertiwi di Desa Ujung Blatu, Kecamatan Sosa, Palas. OS-06

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here