Onlinesumut-MEDAN : Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara kembali terbelit masalah. Kali ini terkait dengan pemutusan jaringan listrik oleh tim Operasi Pencurian Arus Listrik (Opal) PLN karena diduga melakukan pencurian arus listrik.

Peristiwa itu kabarnya terjadi di kantor yang terletak di kawasan Jalan Gatot Subroto Medan itu pada Senin, 2 April 2018) sekitar pukul 15.00 wib.

Kantor Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara terbagi atas dua bagian, yaitu gedung lama yang terletak di belakang dan gedung baru yang terletak di depan dan bersebelahan dengan Hotel Four Point.

Kabar itu semakin mendekati fakta ketika awak media mulai melakukan penelusuran dalam 2 hari terakhir. Ternyata bangunan yang diputus aliran listriknya adalah bangunan yang baru, sementara aliran listrik di bangunan lama masih berjalan seperti biasanya.

Saat dikonfirmasi, sekretaris badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara Zulkarnain Rangkuti membenarkan terjadinya pemutusan aliran listrik tersebut, akan tetapi beliau membantah pemutusan tersebut diakibatkan pencurian arus listrik.

“Benar, listrik di kantor depan Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara memang diputus, hal ini diakibatkan keterlambatan pembayaran listrik, bukan karena pencurian listrik,” aku Zulkarnain, Rabu, (4/4/2018).

Lebih lanjut Zulkarnain menambahkan, bahwa keterlambatan pembayaran diakibatkan hal yang biasa karena di awal tahun anggaran untuk pembayaran memang belum tersedia dari Pemprov sendiri.

“Apalagi dengan sistem baru menggunakan non tunai untuk semua pembayaran jadi tersendat lah ditambah adanya koslet listrik di bagian depan,” bertambahnya menjelaskan.

Sementara itu informasi dari beberapa pegawai menyebutkan bahwasanya tim Opal melakukan pemutusan karena ditemukannya alat untuk melakukan pencurian arus listrik di gedung baru Kantor Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara.

“Sudah crowded kalau udah kantor kita ini bang arus listrik aja sudah mencuri Ini bukti bahwasanya pimpinan kita disini tidak benar dan tidak mampu memenuhi sampai hal sekecil ini pun terjadi dan ini jelas sangat memalukan kita para pegawai di lingkungan Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara,” ujar salah seorang pegawai yang minta namanya tidak disebutkan. OS-aa

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here