Onlinesumut-MEDAN : Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan, kembali mengamankan seorang pemuda yang diduga telah melakulan penistaan Agama Islam lewat akun media sosial facebook miliknya.

Tersangka Martinus Gulo, asal Desa Fanedanu, Kecamatan Somambawa, Kabupaten Nias Selatan, dibekuk pihak berwajib di kos-kosannya di Jalan S Parman, Gang Rustam, Kelurahan Petisah Tengah, Medan Petisah, Rabu, 28 Maret 2018 sekitar pukul 20.00 wib.

Kabid Humas Poldasu Kombes Rina Sari Ginting dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan laporan pihak Front Pembela Islam (FPI) yang tertuang dalam LP/589/III/2018/SPKT/RESTABES MEDAN tanggal 28 Maret 2018.

“Pada hari Selasa 27 Maret 2018, sekitar pukul 10.00 wib pada saat pelapor sedang berada di markas FPI Kota Medan tepatnya di Jalan Gatot Subroto Km 14,5 Medan. Pelapor melihat di WA group FPI Kota Medan ada berita penistaan agama Umat Islam” terang Rina, Kamis (29/3/2018).

Adapun berita yang tersebar di grup Whatsapp screen shot dari facebook dengan akun Martinus Gulo berisikan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Atas kejadian tersebut, pelapor atas nama Front Pembela Islam Kota Medan merasa keberatan terhina dan dirugikan, hingga kemudian melaporkannya ke Polrestabes Medan guna proses hukum yang berlaku.

“Sehari pasca menerima laporan, personel Satreskrim Polrestabes Medan pada hari Rabu, 28 Maret 2018 pukul 10.00 wib melakukan penyelidikan ke Sun Plaza tempat bekerja tersangka. Didapat informasi bahwa tersangma sudah berhenti bekerja sekitar 2 bulan yang lalu” jelasnya.

Sekitar pukul 14.00 wib, tim mendapat informasi tersangka tinggal di kos-kosan di sekitar Jalan S Parman Medan, meski belum diketahui alamat pastinya.

“Dua jam kemudian, petugas akhirnya mendapat informasi bahwa tersangma tinggal di kos-kosan di Jalan S Parman, Gang Rustam. Saat diperiksa, tersangma tidak berada di tempat. Selanjutnya petugas melakukan pengendapan di seputaran kos-kosan tersebut” kata Rina lagi.

Sekitar pukul 20.00 wib, petugas mendapat informasi tersangka Martinus berada di kamarnya dan langsung dilakulan penyergapan.

“Tersangka langsung digelandang ke Mapolrestabes Medan. Dari hasil interogasi, tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan penistaan agama di Facebook dengan menggunakan HP dengan akun Facebook Martinus Gulo (JOKER GULO)” tukasnya.

Dari tangan tersangka, petugas turut menyita barangbukti diantaranya 1 unit ponsel merk Lava, akun facebook dan simcard ponsel miliknya.

“Motif sementara dari pengakuan tersangka, ia melakukan penistaan agama sebagai bentuk balas dendam, karena melihat di facebook banyak yang menista agamanya” pungkas Rina. OS-01

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here