Onlinesumut-MEDAN : Pemeriksaan lanjutan terkait dugaan suap (gratifikasi) mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, kembali dilakukan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sesuai jadwal, ada 46 orang anggota DPRD Sumut yang diperiksa mulai masa bakti 2009-2014 dan 2014-2019.

Dari surat edaran yang beredar juga tercantum, pemeriksaan tersebut dilakukan oleh KPK selama 6 hari. Dimulai sejak Senin 29 Januari sampai 3 Februari 2018. Namun, oleh KPK ada beberapa mantan anggota DPRD Sumut yang diperiksa tidak berdasarkan jadwal alias dipercepat.

Dari pantauan di Mako Brimob Polda Sumut beberapa anggota DPRD Sumut yang dipercepat KPK pemanggilannya adalah Oloan Simbolon (PKB) dan Mantan Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut periode 2009-2014, Hidayatullah.

Padahal sesuai data, keduanya dijadwalkan akan diperiksa pada hari ke-6 tepatnya pada Sabtu, 3 Februari 2018 mendatang.

Salah satu mantan anggota DPRD Sumut, Hidayatullah mengatakan bahwa dipercepatnya pemeriksaan terhadap dirinya atas permintaan KPK.

“Iya dipercepat dari jadwal sebelumnya, karena permintaan KPK,” ucapnya kepada wartawan, Rabu (31/1/2018) siang.

Namun, ditanyai beberapa pertanyaan selanjutnya, Hidayatullah tidak menjawab pertanyaan dari awak media dan langsung masuk melalui pintu belakang Mako Brimob Polda Sumut.

Hingga berita diturunkan, sampai saat ini KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap mantan anggota DPRD Sumut di dalam Mako Brimob Polda Sumut. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh KPK secara tertutup. OS-03

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here