Onlinesumut-MEDAN : Vicky, warga Jalan Klambir V, Kecamatan Hamparakperak, Deliserdang ini mungkin termasuk tipe orang yang tak pandai menyukuri nikmat tuhan.

Mungkin karena merasa terlalu kecil penghasilannya sebagai sopir, membuatnya nekad banting stir bekerja sebagai pengedar narkoba. Ironisnya, modal usaha membeli sabu-sabu yang akan diedarkannya, pria berusia 36 tahun sengaja menggukan uang halal dari penghasilannya sebagai sopir.

Naas, setelah beberapa kali meraup untung, ia pun akhirnya berurusan dengan pihak berwajib yang akhirnya menangkapnya.

Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna mengungkapkan, tersangka dibekuk Rabu, 10 Januari 2017 sekira pukul 15.00 wib. Dari tangan tersangka, polisi turut menyita barang bukti 4 bungkus sabu-sabu yang dikemas dalam plastik klip kecil.

“Awalnya kita mendapat laporan jika ada transaksi narkoba. Mendapatkan informasi tersebut, polisi langsung menuju TKP. Saat di Lokasi TKP, polisi melihat seseorang yg mencurigakan. Polisi lekas menggeledah badan orang tersebut. Saat itulah kita temukan 4 paket narkoba dari sakunya” terang Wira kepada wartawan, Jumat (19/1/2018).

Setelah itu, lanjut Wira, tersangka langsung diboyong ke komando untuk menjalani pemeriksaan.

“Dari keterangan tersangka, ia mengakui bahwa ia sudah menjual narkoba sejak 4 bulan terakhir dan hasilnya digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Modalnya dari penghasilan sebagai supir” beber Wira.

Mantan Kapolsek Delitua ini juga mengatakan, tersangka mengedarkan narkoba ke pelanggannya dengan berhubungan lewat telepon.

“Jika ada pesanan tersangka langsung memberi barang ke pembeli” ujarnya.

Sementara, akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) subs 112 UU No 35 th 2009 tentang narkotika dengan hukuman 20 tahun penjara. OS-01

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here