Onlinesumut-MEDAN : Wagino (45) warga Kota Tebingtinggi dan Syamsu Wijaya (63) warga Serdangbedagai, mungkin termasuk kurir narkoba paling sial.

Sudahlah hanya diupah Rp50 ribu untuk mengantar ganja seberat 222 Kg, keduanya kini terancam hukuman berat setelah mereka diringkus petugas Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebingtinggi saat akan melakukan transaksi dengan pelanggannya.

“Kita mendapat informasi bahwa ada peredaran narkoba di kawasan Serdangbedagai pada Selasa, 16 Januari 2018. Petugas kita langsung bergerak dan melakukan penggerebekan. Ada dua tersangka yang kita tangkap,” terang Kepala BNNP Sumut Brigjen Marsauli Siregar, Jumat (18/1/2018)

Dijelaskan Marsauli, kedua pelaku termasuk jaringan pengedar antar provinsi. Mereka diduga kuat sebagai bandar besar di kawasan Tebingtinggi dan Serdangbedagai.

Dijelaskan Marsauli, keduanya diamankan saat membawa ganja yang dikemas dalam sebuah kardus. Di dalamnya sudah dimuat 20 kg ganja.

Polisi lantas melakukan pengembangan. Di kediaman pelaku Samsu di Desa Paya Lombang ,Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai, ditemukan lagi ganja seberat 202 Kg.

Dari keterangan pelaku, ganja itu dikirim dari Aceh. Bisnis ganja itu diduga dikendalikan oleh narapidana berinisial A yang kini mendekam di Lapas Aceh. Kemudian A memerintahkan J untuk mencarikan gedung untuk menyimpan ganja tersebut.

“J itu orang kepercayaan A. J itulah yang menyuruh kedua tersangka untuk menjual barang tersebut. Kedua tersangka itu diupah sebesar Rp 50 ribu oleh J,” ungkapnya.

Kedua tersangka terancam dikenakan pasal 114 ayat (2) Pasal 111 ayat (2) jo Pasal 132 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Ancaman pidana mati atau seumur hidup,” pungkas Marsauli. OS-01

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here