Onlinesumut-MEDAN : Setelah melakukan perburuan selama 6 bulan, tim buser Polsek Sunggal berhasil aksi pembobolan kediaman Tobrani Siregar (56) di Jalan Pantai Harapan No 3 Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal.

Pelakunya tak lain adalah kawanan bandit Gandi Batubara (37) tetangga korban sendiri bersama rekannya M Nasir (34).

Kedua tersangka pun tak berkutik saat ditangkap di lokasi berberbeda, Minggu (7/1/2018). Tersangka Gandi ditangkap di Hotel Pesona di Jalan Sunggal Kanan, Desa Seberang, Sunggal, Deliserdang. Sedang Nasir ditangkap dirumahnya di Jalan Merak, Gang Damai No 15, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal.

Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna mengungkapkan, aksi kedua pelaku terjadi pada Senin, 3 Juli 2017 sekitar pukul 23.00 wib.

“Sejak Senin 26 Juni 2017 korban yang merupakan PNS bersama keluarganya pergi pulang kampung ke Sipirok sehingga rumah korban dalam keadaan kosong. Aksi pencurian itu baru diketahui tanggal 3 Juli 2017 pada pukul 23.00 WIB, saat korban tiba dirumahnya dan terkejut karena ruangan tamu dan kamar korban sudah berantakan” terang Wira dalam paparannya kepada wartawan, Selasa (9/1/2018).

Kemudian, kata Wira, korban yang mengecek pintu-pintu rumahnya akhirnya mengetahui bahwa pintu belakang rumahnya telah rusak dan ditemukan bekas congkelan.

“Banyak harta korban yang hilang. Diantaranya laptop, handycam, jam tangan dan sepotong celana” urainya.

Setelah menerima laporan dari korban, sambung mantan Kapolsek Delitua ini, pihaknya langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya pada 7 Januari 2018 lalu jejak pelaku terendus.

“Saat itu kita mendapat kabar tersangka Gandk sedang berada di Hotel Pesona dab berhasil kita sergap. Dari pengakuan tersangka, kita juga menangkap tersangka Nasir. Saat akan dilakukan pengembangan para pelaku mencoba melarikan diri dan melawan petugas. Sempat diberikan tembakan peringatan, namun karena tidak dihiraukan, petugas melumpuhkan pelaku dengan cara menembak kakinya” tegas Wira.

Hasil Interogasi, diketahui pula bahwa pelaku merupakan revedivis. Tersangka Gandi tercatat sudah 2 kali menjalani hukuman penjara untuk kasus penganiayaan divonials 1 tahun 5 bulan dan tahun 2008 kembali divonis 6 tahun penjara dalam kasus curas.

Tersangka Nasir juga sudah 2 kali mendekam di Lembaga Pemasyarakatan terkait 2 kasus curanmor di tahun 2006 dengan hukuman 1 tahun 2 bulan penjara dan di tahun 2008 divonis 1,5 tahun kurungan.

Kini, akibat perbuatannnya, kedua kawanan ini terancam hukuman 15 tahun penjara setelah polisi menjerat mereka dengan Pasal 363 KUHpidana. OS-01

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here