Onlinesumut-MEDAN : Sebagai warga Medan, kita tentu masih ingat bagaimana repotnya jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan saat Presiden Joko Widodo bolak balik hadir di Medan dalam sejumlah agenda termasuk menghadiri ngunduh mantu sang putri Kahiyang Ayu Siregar.

Berbagai infrastruktur dan fasilitas umum yang rusak ‘disulap’. Bak kisah Roro Jongrang, jalanan rusak yang nyaris menjadi ikon Kota Medan kembali mulus dalam semalam. Apalagi Jokowi sempat mengkritik kondisi jalan di Medan.

Tapi ketika petinggi negara tak lagi singgah, satu persatu kecurangan dibalik pembangunan ekstra kilat itu justru mulai terkuak.

Indikasi itu terlihat jelas di simpang Jalan Bahagia by pass yang mengarah ke Jalan Menteng Raya atau persis di depan swalayan Irian.

Sebelum presiden datang, jalanan ini nyaris tak terjamah meski lubang menganga terlihat jelas dan tak ubahnya seperti kubangan kerbau jika hujan tiba.

Menjelang kedatangan Jokowi sekitar awal November lalu, jalan yang mengalami rusak parah lebih kurang sepanjang 70 meter ini, mendadak mulus.

“Memang sempat curiga. Yang pertama aspalnya sangat tipis. Terus kita tidak tahu siapa kontraktor dan berapa dana proyeknya, karena tak ada plangnya, sama kayak proyek lainnya di seluruh Medan ini yang rata-rata tak punya plang. Semuanya macam proyek siluman” ujar Daniel, pengendara mobil yang ditemui Onlinesumut saat melintas di lokasi, Rabu (6/12/2017).

Kecurigaan Daniel akhirnya memang terbukti, memasuki musim penghujan sejak awal Desember, bobroknya kinerja pengaspalan jalan ini terbongkar.

“Rupanya betul kecurigaan saya. Tuh lihat saja sekarang kondisi jalan ini. Kayaknya tu aspal cuma selimut aja. Buktinya sudah terlihat lubang besar lagi di jalan hanya dalam hitungan hari. Saya rasa gak sampai sebulan ya” sungutnya sambil menunjuk kondisi jalan.

Sebagai warga Medan yang taat bayar pajak, pria berusia 47 tahun ini berharap masalah ini jadi perhatian Walikota Medan.

“Aparat penegak hukum baik Polisi, Jaksa kalau perlu KPK segera turun tangan. Jangan kritik presiden malah jadi ajang azas manfaat untuk menguras uang negara dengan melakukan proyek akal-akalan begini” sesalnya menutup pembicaraan. OS-01

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here