Onlinesumut-TEBINGTINGGI : Dipecat dari kesatuannya karena kasus narkoba, nyatanya tak membuat mantan anggota Polri ini bertobat.

Alhasil, akibat perbuatannya itu pula, pria bernama Taufik Hidayat ini kena batunya hingga akhirnya ia harus merasakan hidup dibui setelah ditangkap korps yang pernah menaunginya.

Menurut informasi, pria berusia 37 tahun itu ditangkap tim Satres Narkoba Polres Tebingtinggi dibawah pimpinan AKP Dedy Dharma,SH bersama Kanitnya Iptu W.Silitonga, dikediamannya di Jl Rumah Sakit Umum, Gang Pengangsaan No 10 Lingkunhan III, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Tebingtinggi kota, Tebingtinggi , Kamis (16/11/2017) sekitar pukul 02.30 wib dini hari.

Kepala Kepolisian Resort Tebingtinggi , AKBP Ciceu Cahyati melalui Kassubag Humas, AKP M.T.Sagala mengatakan saat diringkus, dari tangan pria pengangguran itu ditemukan barang bukti 1 (satu) bungkus plastik transparan berisi serbuk putih kristal diduga narkoba jenis sabu, seperangkat alat hisap sabu (bong) botol air mineral gelas dan dua buah pipet plastik.

Setelah digelandang ke Mapolres, dihadapan penyidik pelaku mengaku sabu itu diperolehnya dari seseorang berinitial H, warga Jl.Rao yang hingga masih diburu.

“Hingga kini, temannya berinisial H masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)” ujar Sagala kepada wartawan, Rabu (22/11/2017).

Dalam kasus ini, pelaku bakal dijerat Pasal 114 ayat (1) subs pasal. 112 ayat (1) dari UURI no:35 tahun 2009 tentang Narkoba.

Sementara kepada wartawan, sang mantan polisi mengaku pernah terjaring kasus serupa 10 tahun silam.

Saat itu pelaku masih berstatus anggota Polri. Namun saat itu, Taufik berhasil lari meloloskan diri dari sergapan petugas Polres Tebingtinggi. Namun atas perbuatannya itu pula, ia harus menerima sanksi PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) dari Polri. OSd-01

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here