Onlinesumut-MEDAN : Pesta adat dan resepsi putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dan Muhammad Bobby Afif Nasution berlangsung mulai Minggu (19/11). Rombongan Jokowi sudah mendarat di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Pihak keluarga Bobby yang menunggui sejak siang tadi langsung membawa rombongan menuju rumah orangtua Bobby sekaligus lokasi pesta di Perumahan Bukit Hijau Regency, Taman Setia Budi Indah Medan. Keduanya akan disambut prosesi adat Haroan Boru, satu dari 15 prosesi adat pernikahan suku Mandailing yang akan mereka lalui.

“Sebelum menikah, Kahiyang sudah beberapa kali berkunjung ke rumah orangtua Bobby. Tapi hari ini adalah hari pertamanya sebagai istri Bobby berkunjung ke rumah mertuanya. Untuk menyambut kedatangannya, diadakanlah acara adat Haroan Baru,” kata Erwan Nasution, paman Bobby dari pihak ayahnya, Minggu siang.

Sebelum Bobby dan Kahiyang tiba di rumah orangtua Bobby, sanak keluarga dan para tetua adat sudah berkumpul menanti. Begitu sampai di depan pintu, keduanya akan disambut Ibunda Bobby, Ade Hanifah Siregar. Ade-lah yang menuntun masuk ke dalam rumah kemudian mendudukkan mereka di atas Amak Lampisan, yaitu tikar adat yang lapis-lapis.

Di pintu rumah telah disiapkan berbagai jenis tumbuhan seperti batang pisang yang harus diinjak Kahiyang saat memasuki rumah. Maknanya, kehadiran Kahiyang di rumah mertuanya membawa suasana kesejukan dan kedamaian. Karenanyalah batang pisang itu diistilahkan ‘dingin dingin’.

“Masing-masing pihak keluarga akan memberikan kata sambutan. lntinya ungkapan kegembiraan dan rasa syukur. Dari pihak keluarga Bobby, kami gembira karena Kahiyang sudah datang di rumah mertuanya, sudah resmilah Kahiyang menjadi bahagian keluarga besar Nasution,” ucap Erwan.

Sambil mendengarkan Pasu-pasu atau nasehat mengandung restu yang disampaikan pimpinan sidang Raja Panusunan, Bobby dan Kahiyang disuguhi beberapa jenis makanan adat seperti ‘ltak bersantan’. Acara selanjutnya adalah Mangalehan Marga atau pemberian marga kepada Kahiyang pada Selasa (21/11) dirumah Doli Sinomba Siregar. Doli adalah tulang atau paman dari pihak ibu Bobby.

“Kahiyang Ayu adalah putri Solo, tidak punya marga karena etnik Jawa tidak dikenal ada marga. Pada adat Mandailing, apabila seorang mempelai wanita belum punya marga maka salah satu acara penting ialah pemberian marga kepada mempelai wanita,” kata Erwan lagi. OS-02

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here