Onlinesumut-MEDAN : Berulangkali ditertibkan, ternyata tak juga membuat jera para Pedagang Kaki Lima (PKL) serta pedagang paket data/internet di Jalan dr Mansyur, Medan, meski keberadaan mereka sudah sangat meresahkan pengendara yang melintas dan mengganggu arus lalu lintas.

Untuk mengentaskan pelanggaran yang tertuang dalam Perda No 31 tahun 1993, Jumat, 17 November 2017 malam, Tim Penataan Pedagang Kaki Lima Kecamatan Medan Baru kembali turun melakulan penertiban PKL yang berada di sepanjang Universitas Sumatera Utara (USU) itu.

Berdasarkan informasi, awalnya penertiban itu berjalan lancar, sampai akhirnya terjadi kericuhan saat penertiban berlangsung di depan pintu 3 USU, ketika petugas mendapat perlawanan dari para pedagang paket data internet yang berdagang dengan menggunakan mobil pribadi dan parkir sembarangan di bahu jalan.

“Itu terjadi saat salahsatu pedagang menolak untuk ditertibkan dan didata, hingga akhirnya terjadi keributan antara pedagang yang diketahui bernama Dedi Tempati Ginting dan Jhon Piter Tarigan dengan petugas” ujar Zulfahmi Tarigan, Lurah Padang Bulan kepada Onlinesumut, Sabtu (18/11/2017).

Bahkan, lanjutnya, sempat terjadi aksi saling dorong hingga berujung pada aksi pemukulan.

“Aneh nya si pedagang menganggarkan beking mereka dengan menyebut-nyebut dia adik dari seorang oknum jaksa bernama Okta Ginting yang berdinas di Kejari Lubukpakm” ungkap Zulfahmi kembali.

Akhirnya, keributan itu langsung dilerai oleh petugas kepolisian yg saat itu juga ada di lokasi kejadian.

Merasa tidak senang, PKL yang berjualan paket data internet dengan menggunakan mobil pribadi tersebut, kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Medan Baru. Demikian juga sebaliknya, petugas penertiban juga melaporkan pedagang tersebut karena melakukan pemukulan saat dilakukan penertiban.

Hingga kini kedua pihak masih dimintai keterangan di Mapolsek Medan Baru.

“Yang sangat kita sesalkan, pedagang yg menyalahi aturan tersebut sudah tahu salah, tapi masih berani menganggarkan beking dan seolah-olah mereka menunjukkan diri sebagai orang yang kebal hukum” kecam Zulfahmi seraya menyatakan tekad akan terus menertibkan di kawasan larangan bagi PKL itu tanpa peduli siapapun orang kuat di belakang mereka. OS-01

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here