Onlinesumut-ASAHAN : Langkanya LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram di Kabupaten Asahan diduga akibat aktivitas para pelaku pengoplosan gas beromzet jutaan rupiah yang berhasil dibongkar Unit Ekonomi Satreskrim Polres Asahan.

Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Bayu Putra Samara melalui Kanit Ekonomi Polres Asahan Iptu Agus Setiawan mengatakan, penindakan terhadap para pelaku dilakukan pada Rabu (24/10) di Jalan Nuri Lingkungan 4, Kelurahan Gambirbaru, Kecamatan Kisaran Timur.

“Saat digerebek, para pelaku tengah mengoplos gas LPG 3 Kg jadi 12 Kg. Dua pelaku, Jamarlen Simanjuntak dan Zainuddin Samosir diringkus,” kata Agus, Sabtu (28/10)

Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mengatakan ada aktivitas pengoplosan gas bersubsidi. Menurut Agus, perbuatan pelaku merugikan negara dan berbahaya karena mengancam keselamatan orang yang berada di sekitar lokasi pengoplosan.

Dari tangan kedua pelaku disita barang bukti tang besi, obeng, martil, palu, paku kuningan, besi transferter gas, timbangan, ember plastik, baskom stainles tempat es batu, 52 tabung gas LPG 3 Kg kosong, 16 tabung gas LPG 3 Kg berisi, 9 tabung LPG 12 kg berisi, dan 6 tabung LPG 12 Kg kosong.

Agus bilang, kedua pelaku kita kenakan Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 huruf a, b dan c UU Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen Jo Pasal 54 UU Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas. OS-03

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here