Onlinesumut-MEDAN : Dinas Perdagangan Kota Medan akan menarik timbangan plastik yang digunakan para pedagang. Alasannya, timbangan tersebut tidak sesuai prosedur. Timbangan plastik bukan timbangan yang ideal digunakan para pedagang.

“Semua timbangan plastik yang digunakan para pedagang akan kita tarik, sebagai gantinya akan kita beri timbangan yang sudah berstandar nasional dan bersegel pemerintah,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan Syarif Armansyah Lubis, Senin (23/10).

Lanjut Syarif, penarikan timbangan plastik tersebut merupakan program jangka pendek pihaknya. Tindaklanjut jangka panjangnya, akan dilakukan tera ulang di seluruh pasar tradisional yang ada di Kota Medan.

Yati, seorang pedangan yang menggunakan timbangan plastik beralasan, timbangan plastik murah, ringan dan gampang digunakan.

“Kalau timbangan dari besi itu, harganya mahal, yang ukuran kecil aja pun mahal, mana berat lagi. Kayak (seperti) kami yang jualan ikan teri sama ikan asin ini, paling banyak pembeli belinya se-ons, susahlah pakai timbangan itu,” ucapnya.

Sementara Tim Pos Ukur dan Tera Ulang Dinas Perdagangan Kota Medan melakukan tera ulang timbangan di Pasar Hindu Medan. Kegiatan tera ulang ini merupakan lanjutan dari pengalihan kewenangan menera ulang oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kepada Pemerintah Kota Medan.

Syarif yang didampingi Dirut PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya menjelaskan, tera ulang yang dilakukan pada timbangan pedagang dalam rangka memastikan jumlah kilogram barang belanjaan yang dibeli dari pedagang berada pada titik ukur yang benar. Supaya tidak ada pihak yang dirugikan baik pedagang maupun pembeli.

“Kita melakukan tera ulang semata-mata untuk kebutuhan publik. Kita ingin menjaga hak-hak keadilan pembeli dan pedagang tetap terjaga selama bertransaksi,” ucapnya. OS-02

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here