Onlinesumut-BINJAI : Kasus yang menimpa wanita belia berinisial SR di Kota Binjai ini, hendaknya bisa menjadi pelajaran seluruh wanita ABG (Anak Baru Gede) atau yang beranjak remaja, untuk berhati-hati dalam memilih teman pria, serta tetap selalu menjaga norma dalam menjalin kasih.

Sudahlah terlibat kumpul kebo alias hubungan diluar nikah, kini ia juga harus mendekam di penjara akibat ulahnya melakukan aborsi buah ‘jalan sesat’ yang dilakukannya dengan pacarnya yang kini malah melarikan diri melepaskan tanggungjawab.

Berawal dari informasi warga, kasus inipu terbongka. Tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Binjai, Minggu siang (8/10/2017) langsung menggerebek rumah kontrakan di Jalan Jamin Ginting, Kota Binjai setelah dikabarkan menjadi lokasi praktik aborsi penghuni rumah.

SR, remaja berusia 16 tahun yang ditemukan seorang diri di dalam rumah, hanya bisa pasrah dan mengakaui perbuatannya.

Saat diintrogasi petugas, wanita yang masih berusia di bawah umur inipun mengakui dan akhirnya menunjukkan lokasi penguburan janin yang dikandungnya buah hubungan terlarang dengan pacarnya itu di halaman belakang rumah. Polisi pun lantas melakukan penggalian dan menyita jasad janin itu sebagai barang bukti.

Jasad janin yang disita polisi sebagai barangbukti/yan

Di hadapan petugas pelaku juga mengaku bahwa proses aborsi itu dilakukannya hanya berdua dengan kekasihnya di dalam kamar mandi.

Warga sekitar mengaku, bahwa sejak lama mereka telah mencurigai pasangan yang tinggal serumah itu merupakan pasangan kumpul kebo. Gosip pun menyebar saat kehamilan pelaku sudah tak terlihat lagi beberapa hari sebelumnya ketika ia keluar rumah.

“Awalnya cuma gosip-gosip aja. Tapi memang kami lihat badannya berubah. Lalu kami laporkan ke polisilah. Karena inikan menyangkut bayi” ucap Lina warga sekitar.

Kini polisi masih memburu pria pasangan kumpul kebo SR. Sementara wanita muda itu sendiri terancam hukuman 10 tahun penjara setelah polisi menjeratnya dengan pasal 77 ayat 1UU No 35 tahun 2004 atas perubahan UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. OS-01

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here